Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan perilaku buruk influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak. Padahal campak merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penularan paling tinggi di dunia.
"Seharusnya influencer tidak melakukan itu, karena bisa menyebarkan penyakit, dan juga bisa mempengaruhi persepsi masyarakat," kata Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni dalam konferensi pers, Kemarin (6/3).
Kemenkes juga menyayangkan aksi Ruce Nuenda yang justru membagikan momen berolahraga di luar rumah melalui Instagram Story, lengkap dengan foto ruam kemerahan di tangan dan kakinya. Sebagai figur publik, Ruce seharusnya menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan.
Andi menekankan pentingnya perkuat komunikasi dan informasi mengenai bahaya campak jika di ruang publik karena penyebran campak sangat cepat dan luas. Dari satu orang penderita campak bisa menularkan ke 12 sampai 18 orang.
"Jadi intinya adalah bagaimana kita memperkuat komunikasi, informasi, edukasi terkait pentingnya imunisasi, dan agar juga bahwa hoaks-hoaks itu harus kita tidak percaya begitu saja," ujar dia.
Sebelumnya, unggahan Ruce Nuenda memicu kecaman luas dari warganet. Banyak pihak menilai tindakan tersebut egois dan membahayakan keselamatan publik, mengingat virus campak dapat bertahan di udara (airborne) dalam waktu tertentu. (Iam)
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kebiasaan asal sentuh anak bayi balita saat kumpul terutama lebaran, seperti itu sebaiknya memang dikurangi atau dihindari karena risiko penularan (campak) tinggi.
Kemenkes ingatkan bahaya penularan campak setelah influencer Ruce Nuenda nekat olahraga di luar rumah saat sakit. Satu orang bisa tulari 18 orang!
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan pentingnya imunisasi untuk menekan penyebaran campak yang masih memicu kejadian luar biasa (KLB) di sejumlah daerah.
KLB campak merebak di sejumlah wilayah Indonesia. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya imunisasi untuk mencegah penularancam
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Australia Barat mengeluarkan peringatan campak setelah dua kasus baru ditemukan. Penerbangan Batik Air Jakarta–Perth disebut sebagai lokasi paparan, memicu imbauan kewaspadaan.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Dokter Unair mengingatkan kelelawar adalah inang alami virus Nipah. Masyarakat diminta waspada dan tidak memakan buah bekas gigitan kelelawar.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved