Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan perilaku buruk influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak. Padahal campak merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penularan paling tinggi di dunia.
"Seharusnya influencer tidak melakukan itu, karena bisa menyebarkan penyakit, dan juga bisa mempengaruhi persepsi masyarakat," kata Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni dalam konferensi pers, Kemarin (6/3).
Kemenkes juga menyayangkan aksi Ruce Nuenda yang justru membagikan momen berolahraga di luar rumah melalui Instagram Story, lengkap dengan foto ruam kemerahan di tangan dan kakinya. Sebagai figur publik, Ruce seharusnya menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan.
Andi menekankan pentingnya perkuat komunikasi dan informasi mengenai bahaya campak jika di ruang publik karena penyebran campak sangat cepat dan luas. Dari satu orang penderita campak bisa menularkan ke 12 sampai 18 orang.
"Jadi intinya adalah bagaimana kita memperkuat komunikasi, informasi, edukasi terkait pentingnya imunisasi, dan agar juga bahwa hoaks-hoaks itu harus kita tidak percaya begitu saja," ujar dia.
Sebelumnya, unggahan Ruce Nuenda memicu kecaman luas dari warganet. Banyak pihak menilai tindakan tersebut egois dan membahayakan keselamatan publik, mengingat virus campak dapat bertahan di udara (airborne) dalam waktu tertentu. (Iam)
Kasus campak di Indonesia capai 10.301. Pakar sebut penurunan vaksinasi pascapandemi jadi penyebab utama meningkatnya kasus.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
Kemenkes menyebut hingga pertengahan Maret 2026, tercatat 13.046 suspek dengan 10.301 kasus campak terkonfirmasi. Selain itu, ada 8 kematian akibat campak.
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
PENYAKIT campak kembali menjadi perhatian serius di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 11.094 kasus konfirmasi dengan 69 kematian.
Kasus campak di Indonesia melonjak di awal 2026 dengan 572 kasus terkonfirmasi. Waspadai risiko radang otak dan pneumonia pada anak yang belum divaksin.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Dokter spesialis anak Leonirma Tengguna mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan anak-anak ketika bersilaturahmi pada momen Idul Fitri.
Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Measles atau campak saat melakukan kegiatan silaturahmi pada perayaan Idul Fitri.
Munculnya bintik atau bercak merah pada kulit sering membuat orang tua khawatir, terutama jika terjadi pada anak-anak. Kondisi ini bisa disebabkan oleh sejumlah penyakit yang berbeda.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved