Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi kumpul dan menghindari asal asal sentuh pada balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
"Bahwa kebiasaan asal sentuh anak bayi balita saat kumpul terutama lebaran, seperti itu sebaiknya memang dikurangi atau dihindari karena risiko penularan (campak) tinggi. Dan sangat terkait dengan komunikasi informasi edukasi, bagaimana promosi kesehatan kepada masyarakat," kata Andi dalam konferensi pers, Kemarin (6/3).
Imbauan Kementerian Kesehatan pada saat momen hari raya Idul Fitri, apabila ada anak demam, ruam, maka segera ke pasintas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, dan termasuk pemeriksaannya.
Selain itu, bagi orang dengan gejala atau penderita campak maka kegiatan kumpul saat momen lebaran idul fitri sebaiknya tidak dilakukan karena sangat rawan menularkan campak ke orang lain.
"Saat lebaran kita harus kumpul atau bersilaturahmi. Tetapi khusus kepada penderita, atau kasus yang mengiliki gejala demam, kemudian juga ada tanda-tanda suspek campak seperti ruam kemerahan, sebaiknya tidak kumpul-kumpul atau pergi ke tempat-tempat wisata, dan juga ke tempat-tempat keramaian lain. Sebaiknya di rumah saja," ujar dia.
Diketahui penderita campak wajib melakukan isolasi dan membatasi aktivitas di luar rumah hingga dinyatakan benar-benar sembuh total demi melindungi orang lain.
"Campak itu sangat tinggi tingkat penularannya. Dari satu orang bisa menularkan ke 12 sampai 18 orang," ungkapnya.
Menurutnya, tindakan kumpul-kumpul atau pun keluar rumah saat masa infeksi aktif sangat berisiko menciptakan klaster penularan baru di tempat umum secara bersamaan. (H-2)
Dinkes Kota Malang pastikan 17 kasus campak telah terkendali. Program imunisasi kejar berhasil tekan penularan hingga nol pasien rawat inap Maret 2026.
Pemkab Jember gelar imunisasi massal (ORI) campak di Bintoro untuk cegah penularan dan kejar target herd immunity di tengah ancaman KLB 2026.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
Kemenkes menyebut hingga pertengahan Maret 2026, tercatat 13.046 suspek dengan 10.301 kasus campak terkonfirmasi. Selain itu, ada 8 kematian akibat campak.
PENYAKIT campak kembali menjadi perhatian serius di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 11.094 kasus konfirmasi dengan 69 kematian.
Kasus campak di Indonesia melonjak di awal 2026 dengan 572 kasus terkonfirmasi. Waspadai risiko radang otak dan pneumonia pada anak yang belum divaksin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved