Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik Hendri Satrio menanggapi soal pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa dirinya bukanlah presiden boneka dan dikendalikan Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi. Hendri mengaku tak terkejut dengan pernyataan Presiden Prabowo. Menurutnya, Prabowo bukanadalah sosok yang independen.
"Jadi bukan hal yang mengejutkan. Saya sejak awal meyakini sosok Prabowo ini adalah sosok presiden yang independen," kata Hendri kepada Media Indonesia, Senin (5/5).
Hendri menilai Presiden Prabowo merupakan sosok yang menghargai dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan Jokowi. Namun, ia menilai Presiden Prabowo memiliki cara sendiri dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Dia memang tahu dan mengerti cara berterima kasih dengan Pak Jokowi. Tetapi dalam penyelenggaraan negara dia sosok yang memiliki visi misi sendiri dan independen dalam menjalankan visi misi itu supaya tujuan kampanyenya berhasil," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya bukanlah presiden boneka dan membantah berada di bawah kendali Jokowi. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung Senin (5/5).
"Saya dibilang apa itu? Presiden boneka, saya dikendalikan oleh Pak Jokowi, seolah-olah Pak Jokowi tiap malam telepon saya. Saya katakan itu tidak benar," kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo mengaku dirinya hanya menjalin komunikasi dengan Jokowi untuk meminta masukan dan pandangan. Ia mengaku komunikasi itu wajar dilakukan karena Jokowi merupakan presiden periode sebelumnya.
"Bahwa kita konsultasi, iya. Itu seorang pemimpin yang bijak. Konsultasi. Minta pendapat, minta saran. Beliau 10 tahun berkuasa," katanya. (H-3)
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
PRESIDEN ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait namanya yang dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai ahli yang dihadirkan pihak Roy Suryo dalam perkara dugaan ijazah palsu Jokowi.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved