Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRAL potongan video Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang mengatakan Presiden Joko Widodo dan juga anaknya, Gibran Rakabuming Raka tidak bisa bekerja. Begini respons dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
"Pak Jokowi ini kan dulu senior kita waktu tugas di Pemprov DKI, saya mengusung Mikul Dhuwur Mendhem Jero, bahwa kebaikan-kebaikan pimpinan itu yang harus kita tampilkan," kata Sandiaga Uno usai menghadiri Pelatihan Kemasan & Digital Marketing di Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/2).
Sandiaga yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengaku tidak perlu membeberkan aib Jokowi, pimpinannya di kabinet.
Baca juga : Ramai Isu Menteri Jokowi Mundur, Sandiaga Uno: Grup WhatsApp Menteri Sepi
"Jika ada yang sedikit kekurangan pada pimpinan tidak perlu dipertontonkan pada masyarakat umum. Kekurangan yang ada justru bisa menjadi koreksi bagi semuanya," kata Sandiaga.
Soal bisa kerja atau tidak, Sandiaga Uno pun menyebutkan beberapa kerja Jokowi. Soal cepatnya pengambilan keputusan penyesuaian pajak hiburan yang berpolemik misalnya.
"Saya bertugas di kabinet Pak Jokowi sudah tahun keempat, beliau ini sangat cepat bekerja. Contohnya (penyesuaian) pajak hiburan kemarin menjadi suatu polemik, masyarakat mengeluh, Pak Jokowi langsung bekerja, memanggil para pembantunya, salah satunya kami dari Kemenparekraf yang langsung memberikan keputusan agar kebangkitan pariwisata, hiburan dan ekonomi Indonesia ini terus berjalan," ujar Sandiaga Uno.
Baca juga : Jangan Rusak Demokrasi untuk Kepentingan Politik Pragmatis
Tak hanya itu, kata Sandiaga, pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5% di tahun 2023, menjadi bukti nyata kinerja Jokowi.
Sandiaga mengakui keberhasilan hampir 10 tahun dari pemerintahan Kabinet Indonesia Maju karena semua elemen kompak bekerja di bawah komando Jokowi.
"Saya akan mengawal (pemerintahan) ini sampai bulan Oktober 2024 ini agar tahapan kita menuju Indonesia Emas itu tentunya kita akan wujudkan. Tapi tentunya kembali lagi kepada budaya yang saya yakini sangat baik, yaitu Mikul Dhuwur Mendhem Jero itu yang harus kita ke depankan saat-saat kampanye seperti sekarang ini," tegas Sandiaga Uno.
Baca juga : Alumni UKI Tolak Paslon Pelanggar Etika
Sandiaga mengajak semua pihak tidak saling menjatuhkan satu sama lain. Sebaliknya harus mencoba menampilkan yang terbaik akan figur yang didukung.
"Seperti Pak Ganjar dan Pak Mahfud sangat dekat dengan rakyat, juga dapat menciptakan lapangan kerja sehingga kerja mudah, harga-harga sembako murah dan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi itu yang harus kita tonjolkan ke depan," katanya. (Z-4)
Baca juga : Mundurnya Mahfud dan Momentum Delegitimasi Jokowi
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved