Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL debat kelima atau terakhir calon presiden (capres) kemarin bisa menentukan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan berlangsung satu atau dua putaran. Gestur dan narasi debat yang disampaikan para capres cenderung bermain aman untuk merebut suara pemilih yang belum menentukan pilihan.
Peneliti Departemen Politik dan Perubahan Sosial Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Beltsazar Krisetya mengatakan itu. Debat terakhir yang mengangkat tema soal kesejahteraan sosial, pembangunan sumber daya manusia (SDM), dan inklusi tidak seperti debat-debat sebelumnya yang selalu panas dengan gimik dan narasi saling menyerang.
Para capres memahami bahwa debat tidak akan banyak mengubah pilihan seseorang yang sudah menentukan pilihan. Pesan yang disampaikan lebih untuk memengaruhi konstituen yang sampai saat ini belum menentukan pilihan atau undecided voters.
Baca juga : Tiga Calon Presiden Isyarat Rekonsiliasi pada Debat Pamungkas
"Tidak heran debat kemarin gimik-gimik dikurangi. Saling serang juga tidak terlalu ditonjolkan," kata Beltsazar dalam acara diskusi di Kantor CSIS, Jakarta, Senin (5/2).
Ditambah lagi, kata Beltsazar, selisih suara pasangan calon capres dan cawapres sangat tipis dari hasil sejumlah lembaga survei. Dia menilai strategi yang dimainkan para capres dalam debat kemarin bisa menentukan Pilpres akan berlangsung satu atau dua putaran.
"Debat itu kecil kemungkinan memengaruhi pilihan seseorang dengan berbagai faktor. Namun, debat dengan margin (hasil survei) setipis ini, mungkin gestur dan pesan yang disampaikan bisa memengaruhi terhadap outcome pemilu satu putaran atau dua putaran," kata Beltsazar.
Baca juga : Pemilih yang masih Gamang Tentukan Arah Pilpres
Sejumlah lembaga survei terus merilis hasil termasuk saat sebelum debat terakhir. Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dilaksanakan pada 16-26 Januari 2024 menyebut pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berada di posisi puncak dengan elektabilitas mencapai 50,7%. Kemudian disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan elektabilitas 22% dan pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD 19,7 persen. Sementara itu, pemilih yang tak menjawab sebesar 6,9%.
Hasil survei Charta Politika Indonesia pada Januari 2024 menyebutkan bahwa tingkat elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencapai 42,2%. Sementara itu, Ganjar Pranowo-Mahfud Md sebesar 28%, capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mencapai 26,7%, dan tidak menjawab sebanyak 3,1%. (Z-2)
Baca juga : Haedar Nashir Harap Debat Capres Cawapres Lebih Substantif
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved