Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJEGALAN yang terjadi terhadap pasangan calon Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar (Amin) dengan pembatalan sepihak kampanye yang dilakukan Amin disebut merupakan hal biasa. Tim Nasional Amin Willy Aditya mengatakan pihaknya sudah terbiasa menghadapi pembatalan dan upaya penjegalan atau sejenisnya. Namun hal itu tidak mematahkan semangat Amin untuk berlaga di Pemilu 2024.
"Kami sudah terbiasa dengan hal seperti ini baik pembatalan, penghadangan, dan sejenisnya. Apa kita patah semangat? Tidak. Ini bukti bahwa yang kita perjuangkan itu benar," ujarnya, Sabtu (3/2).
Hal ini disebut sebagai keistimewaan bagi Amin. Sebab di setiap kesulitan ada banyak kemudahan dan banyak alternatif yang ditempuh timnas.
Baca juga : Anies Diprediksi Menang di Sumut
"Dan itu terjadi. Meskipun dibatalkan selalu saja ada alternatif. Saya kira rakyat bisa menilai itu dengan lebih baik. Itu juga yang membuat dukungan rakyat semakin hari semakin besar," ungkapnya.
Dalam situasi ini seharusnya pemerintah berdiri di atas semua golongan. Jangan sampai rasa kecewa yang besar tidak mendapatkan kanal yang tepat.
"Ini ironi, ini hal yg mesti disayangkan, ini bukan hal yg sepatutnya terjadi, ini juga pengingkaran atas demokrasi, dan ini adalah bentuk kesewenang-wenangan"
Baca juga : Lirik Lagu Pemilu Rhoma Irama Sebut NasDem, PKB, PKS, Ummat
Dia mengungkapkan pihaknya sudah biasa mengalami hal semacam ini. Sejak Anies dideklarasikan sebagai capres, hal seperti sudah mulai terjadi. Tidak cuma pembatalan akan tetapi juga teror dan intimidasi. Namun di sisi lain, dia melihat ini bentuk ketakutan atas arus besar perubahan yg semakin membesar dari waktu ke waktu. Willy menuturkan menerima kondisi ini sebagai bagian dari risiko perjuangan.
"Entah apa sebabnya. Apakah mereka tidak berkenan terhadap gagasan perubahan atau mereka merasa khawatir segala kuasa dan akses kesejahteraannya akan terganggu ketika gagasan perubahan diterima oleh publik secara luas. Padahal gagasan perubahan adalah membangun keadilan dan kemakmuran bersama. Jadi sebenarnya tidak ada yg perlu dikhawatirkan dengan gagasan perubahan itu," paparnya.
Pakar politik UMY Ridho Al Hamdi mengatakan penjegalan seperti yang terjadi kepada paslon 01 sebetulnya kerap terjadi di setiap pemilu apalagi semakin mendekati jadwal pemilu. Namun pada tahun ini langkah-langkah tersebut secara terang-terangan dilakukan dan terekspos media.
Baca juga : Surya Paloh Tuding Ada Yang Merusak Demokrasi di Indonesia
"Sejak 2019 ini terjadi di beberapa titik tapi tidak sebanyak sekarang yang terekspos. Tahun ini karena memang tahun ini istilahnya 01 dan 03 tidak punya power atau sumber daya yang dibatasi," paparnya.
Dia pun menilai upaya itu bentuk dari kekhawatiran dari pihak yang memiliki power dan sumber daya besar yakni paslon 02 yang disokong pemerintah.
"Kalau mereka merasa aman maka dia akan melihat pertarungan ini biasa saja, silahkan. Saya melihat ada kekhawatiran kalah. Saya lihat fakta di lapangan termasuk kalau Jokowi bergerak mengamankan Jateng, DIY dan Jatim"
Baca juga : Kemenangan Anies-Muhaimin Dinilai Makin Terlihat setelah JK Turun Gunung
Ridho mengibaratkan gerak Jokowi seperti raja dalam permainan catur. Mereka semakin memperhitungkan pihak lawan yang ternyata bukan lawan yang bisa dianggap enteng.
"Seperti main catur raja sudah bergerak berarti menteri sudah dimakan lawan dan artinya mereka tidak baik-baik saja seperti yang ada di survei. Ini bentuk ketakutan mereka bahwa lawan mereka bukan lawan sembarangan," tukasnya. (Sru/Z-7)
Baca juga : Cak Imin: Jusuf Kalla Penguat Kemenangan Anies-Muhaimin
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Jebolnya tanggul baswedan membuat permukiman warga di sekitar Jati Padang, Pasar Minggu, mengalami banjir hingga mencapai 1 meter.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Budi mengatakan KPK menduga Hery Sudarmanto yang merupakan tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan TKA (RPTKA), menerima uang hasil dugaan pemerasan sejak 2010.
Cak Imin menegaskan bahwa fase pemulihan pasca tanggap darurat harus dimulai dengan langkah-langkah pemberdayaan yang terintegrasi.
Muhaimin Iskandar langsung menepis anggapan bahwa pernyataan Presiden tersebut merupakan sinyal kekhawatiran terhadap manuver politik PKB.
Kemenko PM kembali memfasilitasi kepulangan puluhan warga Jawa Tengah (Jateng), Banten, dan Jawa Barat tenaga kerja penderes getah pinus yang terdampak bencana Aceh ke daerah asalnya.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang terampil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved