Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap 5 terduga teroris di tiga wilayah Solo Raya, pada Kamis (14/12). dalam penangkapan itu, Densus 88 juga menemukan 5 pucuk senjata api laras pendek dan puluhan amunisi dalam serangkaian penangkapan
Lima pucuk pistol itu ditemukan saat Tim Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah Daliman, yang merupakan mertua dari terduga teroris berinisial S di Desa Pilang kecamatan Masaran Sragen.
Secara rinci, tim korp elite Polri berlambang burung hantu pemburu teroris itu menangkap 2 terduga di kabupaten Sukoharjo, dua lagi di Sragen dan satu di Boyolali. Terkait temuan 5 senpi itu, dilakukan beberapa jam seusai penangkapan terduga teroris Saryanto.
Baca juga: BNPT: Tindakan Preventif Aksi Teror Mesti Dilakukan Jelang Natal dan Tahun Baru
“Saya diminta sebagai saksi upaya penggeledahan di rumah orabg tua terduga teroris dan juga rumah Daliman, yang merupakan mertua terduga," kata Ketua RT 08, Dukuh Pilang, Tumin Priyono.
Di wilayah Sukoharjo, terjadi di Dukuh Banjarsari RT 2 RW 2, Kelurahan Mandan, kecamatan Sukoharjo Kota dan Desa Karangasem, Kecamatan Bulu.
Baca juga: Dua Anggota ISIS Ditetapkan Tersangka Pengeboman Misa Katolik di Filipina
Di Mandan, Tim Densus 88 menangkap terduga teroris berinisial W (50), yang saat itu sedang pulang dari solat subuh. Sementara di Karangasem, yang dicokok adalah S, seorang tokoh desa setempat.
Di Desa Tambak, kecamatan Mojosongo, kabupatem Boyolalo, Tim Densus 88 Anti Teror menangkap seorang terduga teroris berinisial TB.
Belum ada kejelasan apakah lima terduga teroris itu berada dalam satu jaringan, dan akan bergerak untuk tujuan apa. Sejauh ini belum ada penjelasan resmi dari pejabat Densus 88.
(Z-9)
Mandat tersebut juga ditegaskan kembali dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.
Al Araf menilai draft Peraturan Presiden tentang Tugas TNI dalam Mengatasi Terorisme yang saat ini beredar mengandung persoalan inkonstitusional
Dengan posisi yang masih berupa draf, pembahasan mendalam belum dapat dilakukan, apalagi untuk menentukan sikap politik lembaga legislatif.
Aturan tersebut wajib memiliki batasan yang jelas agar tidak mencederai hak asasi manusia (HAM).
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Urgensi peran militer semakin tinggi jika aksi terorisme sudah melibatkan aktor lintas negara (transnasional) dalam melancarkan serangannya.
Parlemen Australia meloloskan UU pengetatan senjata api dan program buyback nasional menyusul penembakan maut di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang.
Aksi ini sempat berhasil, namun dipergoki oleh pemilik kendaraan saat para pelaku hendak melarikan diri.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut tak ada personel yang dibekali senjata api saat mengawal acara yang digelar di kawasan Monas, Jakarta
KEPOLISIAN menangkap menangkap lima orang atas tuduhan terkait penyalahgunaan senjata api dan geng setelah insiden penembakan massal di Stockton, California, Amerika Serikat Sabtu (29/11).
Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, senjata api yang ditemukan di lokasi ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara hanyalah senjata mainan.
DIDUGA dua pucuk senjata api (senpi) ditemukan di lokasi ledakan di SMAN 72 Jakarta, Jalan Prihatin, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara pada, Jumat, 7 November 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved