Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) bersenjata api kembali meresahkan warga Duren Sawit, Jakarta Timur. Para pelaku diduga kuat merupakan komplotan spesialis yang sebelumnya pernah beraksi di lokasi yang sama.
Pemilik indekos sekaligus saksi mata, Soni, mengungkapkan bahwa insiden yang terjadi pada Rabu (11/2) memiliki kemiripan pola dengan pencurian sebelumnya. "Sebelumnya pernah juga kejadian, di sini juga sama tempatnya di kos-an saya, sepertinya masih sama komplotannya dengan pencurian sebelumnya," ujar Soni di lokasi kejadian, Rabu (11/2).
Modus Operandi Identik
Kejadian terbaru berlangsung pada Sabtu (7/2) sekitar pukul 18.30 WIB. Dua pelaku menyelinap ke area indekos, namun aksi tersebut digagalkan pemilik yang memantau melalui kamera pengawas (CCTV).
Soni mencatat, peristiwa serupa sempat terjadi pada 19 Januari 2026 di lokasi yang sama. Saat itu, pelaku berhasil menggasak satu unit sepeda motor milik penghuni kos. Berdasarkan rekaman kamera pengawas, terdapat kemiripan yang signifikan pada cara kerja para pelaku. "Waktu itu mereka berhasil ambil satu motor anak kost. Cara masuk dan gerak-geriknya mirip," tambah Soni.
Dugaan bahwa pelaku berasal dari jaringan yang sama kini tengah didalami pihak berwajib. Soni menyebut kepolisian telah menemukan indikasi awal yang mengarah pada kesamaan jejak pelaku berdasarkan hasil olah TKP sementara.
Pelaku Lepaskan Tembakan
Aksi nekat komplotan ini sempat terekam dan viral melalui unggahan akun Instagram @info_jakartatimur. Dalam rekaman tersebut, kedua pelaku datang berboncengan dan masuk ke halaman rumah warga di kawasan Kavling PTB, Duren Sawit.
Saat dipergoki pemilik rumah, pelaku yang panik langsung melarikan diri sembari menodongkan senjata api. "Pemilik rumah karena mendengar suara gerbang terbuka langsung cek CCTV, lalu keluar rumah mergoki pelaku dan pelaku gagal mendapatkan motor. Saat dikejar pelaku mengancam dengan senjata api dan melepaskan tembakan ke atas," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Langkah Kepolisian
Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam dengan mengamankan rekaman CCTV, memeriksa saksi-saksi, serta memetakan jaringan komplotan bersenjata tersebut.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat para pelaku tidak segan-segan menggunakan senjata api untuk meloloskan diri. Soni dan warga sekitar berharap aparat segera meringkus pelaku guna mengembalikan rasa aman di lingkungan pemukiman mereka. (Ant/P-2)
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Niat jahat itu muncul karena kunci motor korban masih tergantung di kendaraan.
Komisi A DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar sebidang lahan milik PT. Billymoon tetap dimanfaatkan oleh warga RW 10 dan masyarakat Pondok Kelapa
Pelaku yang sempat dikeroyok massa itu dibawa ke Polsek Duren Sawit berikut barang bukti sebuah sepeda motor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Yuk ke Inacraft 2025 yang digelar 5-9 Februari 2025 di JCC. Tahun ini, pameran aneka kriya dari penjuru Nusantara itu mengusung konsep Sustainability and Collaboration.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Parlemen Australia meloloskan UU pengetatan senjata api dan program buyback nasional menyusul penembakan maut di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang.
Aksi ini sempat berhasil, namun dipergoki oleh pemilik kendaraan saat para pelaku hendak melarikan diri.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut tak ada personel yang dibekali senjata api saat mengawal acara yang digelar di kawasan Monas, Jakarta
KEPOLISIAN menangkap menangkap lima orang atas tuduhan terkait penyalahgunaan senjata api dan geng setelah insiden penembakan massal di Stockton, California, Amerika Serikat Sabtu (29/11).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved