Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Aksi Curanmor Bersenjata Api di Palmerah, Warga Terluka Ditembak Pelaku

Golda Eksa
07/1/2026 17:40
Aksi Curanmor Bersenjata Api di Palmerah, Warga Terluka Ditembak Pelaku
Ilustrasi .(123RF)

AKSI pencurian sepeda motor (curanmor) disertai kekerasan kembali terjadi di wilayah Jakarta Barat. Seorang warga menjadi korban penembakan oleh komplotan pencuri bersenjata api di Jalan Kota Bambu Selatan RT 04/06, Kecamatan Palmerah, pada Rabu (7/1) pagi.

Kanit Reskrim Polsek Palmerah AK Dede Sobari, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban yang terkena tembakan bukanlah pemilik motor, melainkan rekan pemilik kendaraan yang berupaya menggagalkan aksi para pelaku.

"Benar, bukan korban (pemilik sepeda motor) yang di tembak itu temannya yang bantu mau tangkap pelaku," kata Dede saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (7/1).

Kronologi Penembakan
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang viral di media sosial, komplotan tersebut berjumlah dua orang. Mereka beraksi menggunakan sepeda motor matik hitam dengan mengenakan jaket dan helm untuk menyamarkan identitas.

Modus operandi yang digunakan tergolong konvensional namun nekat; satu pelaku menunggu di atas motor sembari memantau situasi, sementara eksekutor lainnya membobol kunci kontak motor sasaran. Aksi ini sempat berhasil, namun dipergoki oleh pemilik kendaraan saat para pelaku hendak melarikan diri.

Pemilik motor bersama warga sekitar spontan melakukan pengejaran. Dalam upaya pelarian tersebut, salah satu pelaku yang bertugas memantau situasi sempat terjatuh dari motornya.

Korban Dilarikan ke RS Pelni
Saat terdesak dan terjatuh, pelaku mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah warga yang mengejar. Tembakan tersebut mengenai bagian lutut salah satu warga, yang membuat massa terpaksa mundur demi keselamatan.

"Kami dibantu sama Polres Metro Jakarta Barat dan Polda Metro untuk memburu para pelaku," imbuh Dede.

Korban yang menderita luka tembak pada bagian lutut segera dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Pelni Petamburan untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Meski kedua pelaku berhasil melarikan diri dari kepungan massa, sepeda motor hitam milik pelaku tertinggal di lokasi dan kini telah diamankan warga sebagai barang bukti.

Penyelidikan Intensif
Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami bukti-bukti di lapangan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi wajah dan pelat nomor kendaraan pelaku. 

Koordinasi lintas satuan antara Polsek, Polres, hingga Polda Metro Jaya terus dilakukan guna mempercepat penangkapan komplotan bersenjata api tersebut. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya