Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Kuba Ungkap Identitas Kelompok Bersenjata Speedboat Florida

Thalatie K Yani
26/2/2026 09:52
Kuba Ungkap Identitas Kelompok Bersenjata Speedboat Florida
Otoritas Kuba merilis detail identitas 10 orang di speedboat Florida yang terlibat baku tembak. Ditemukan senapan serbu hingga bom Molotov untuk misi infiltrasi.(Cubasi)

OTORITAS Kuba merilis perkembangan terbaru hasil investigasi terkait insiden baku tembak di wilayah Falcones Cay, Provinsi Villa Clara. Hasil penyelidikan mengungkap kapal cepat (speedboat) berbendera Florida, FL7726SH, membawa 10 orang bersenjata yang diduga kuat berniat melakukan aksi infiltrasi untuk tujuan terorisme.

Dalam penggeledahan terhadap unit yang berhasil dilumpuhkan tersebut, petugas menyita berbagai peralatan tempur, termasuk senapan serbu, senjata genggam, rompi antipeluru, kekeropong teleskopik, serta seragam kamuflase. Selain itu, ditemukan pula alat peledak rakitan berupa bom Molotov.

Identitas Pelaku dan Buronan Nasional

Berdasarkan hasil interogasi awal, seluruh peserta dalam aksi ini merupakan warga negara Kuba yang berdomisili di Amerika Serikat. Otoritas berhasil mengidentifikasi enam orang yang ditangkap, yakni:

  1. Amijail Sánchez González
  2. Leordan Enrique Cruz Gómez
  3. Conrado Galindo Sariol
  4. José Manuel Rodríguez Castelló
  5. Cristian Ernesto Acosta Guevara
  6. Roberto Azcorra Consuegra

Selain itu, salah satu korban tewas telah teridentifikasi sebagai Michel Ortega Casanova, sementara tiga korban tewas lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sebagian besar dari mereka memiliki rekam jejak aktivitas kriminal dan kekerasan. Bahkan, nama Amijail Sánchez González dan Leordan Enrique Cruz Gómez tercatat dalam Daftar Nasional orang-orang yang dicari oleh otoritas Kuba atas keterlibatan dalam perencanaan, pendanaan, dan pelaksanaan aksi terorisme, sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1373.

Penangkapan Kurir di Daratan

Selain kelompok di atas kapal, aparat keamanan Kuba juga berhasil menangkap seorang warga bernama Duniel Hernández Santos di wilayah nasional. Ia diduga kuat dikirim langsung dari Amerika Serikat untuk menjamin keberhasilan penerimaan infiltrasi bersenjata tersebut di darat.

Dalam pemeriksaan, Hernández Santos dilaporkan telah mengakui perbuatannya. Saat ini, proses investigasi masih terus berlanjut untuk memperjelas seluruh fakta dan jaringan yang terlibat di balik upaya serangan tersebut.

Pemerintah Kuba menegaskan akan terus menindak tegas setiap upaya yang mengancam kedaulatan dan keamanan nasionalnya di tengah situasi regional yang kian memanas. (CubaSi/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya