Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pemuda asal Pennsylvania menghadapi dakwaan serius setelah diduga melempar dua bom rakitan (IED) dalam sebuah aksi protes di dekat kediaman Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, pada Sabtu lalu. Beruntung, perangkat peledak tersebut gagal berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga tidak memakan korban jiwa.
Tersangka diidentifikasi sebagai Emir Balat, 18, dan Ibrahim Kayumi, 19. Keduanya kini mendekam di tahanan federal tanpa jaminan atas tuduhan memberikan dukungan material kepada organisasi teroris dan penggunaan senjata pemusnah massal.
Dalam konferensi pers pada Senin sore, Komisaris NYPD Jessica Tisch mengungkapkan fakta mengejutkan dari rekaman kamera tubuh petugas. Saat Kayumi digiring ke mobil polisi, seseorang di kerumunan bertanya mengapa ia melakukan hal tersebut.
"Kayumi menjawab dengan satu kata: 'ISIS'," ujar Tisch.
Setelah mendapatkan hak Miranda, Kayumi mengakui dirinya sering menonton propaganda ISIS di ponselnya dan tindakan tersebut sebagian besar terinspirasi oleh kelompok ekstremis tersebut. Sementara itu, Balat menyatakan dalam mobil polisi bahwa tindakannya adalah bentuk pembelaan terhadap agamanya.
"Ini bukan agama yang hanya diam saat orang membicarakan nama suci Nabi. Kami mengambil tindakan... Jika saya tidak melakukannya, orang lain akan datang dan melakukannya," ucap Balat sebagaimana dikutip dalam dokumen pengadilan.
Yang lebih mengerikan, Balat memberitahu pihak berwenang bahwa ia ingin melakukan sesuatu yang "lebih besar" dari pengeboman Boston Marathon yang menewaskan tiga orang.
Dua IED yang ditemukan dibungkus lakban hitam, berisi baut, sekrup, dan sumbu hobi. Analisis awal menunjukkan salah satu perangkat mengandung TATP, bahan peledak rakitan yang sangat tidak stabil dan mematikan.
"Hasil tes pendahuluan menentukan bahwa ini bukan perangkat palsu atau bom asap. Ini adalah perangkat peledak improvisasi yang bisa menyebabkan cedera serius atau kematian," tegas Tisch.
Wakil Komisaris Intelijen dan Kontraterorisme NYPD, Rebecca Weiner, menambahkan bahwa jika perangkat tersebut berfungsi sesuai rencana, ledakan tersebut akan menyebabkan kehancuran besar.
Kericuhan bermula dari protes anti-Islam yang diorganisir oleh seorang provokator sayap kanan di tengah bulan suci Ramadan. Aksi tersebut dihadapi sekitar 125 pengunjuk rasa tandingan. Di tengah ketegangan itulah, kedua tersangka yang datang dari Pennsylvania menggunakan jembatan George Washington melempar perangkat peledak ke arah kerumunan.
Wali Kota Zohran Mamdani, yang merupakan wali kota Muslim pertama di New York, tidak berada di lokasi saat kejadian. Ia mengutuk keras aksi tersebut.
"Departemen kepolisian telah menentukan bahwa ini adalah bom rakitan yang dibuat untuk melukai, cacat, atau lebih buruk lagi," kata Mamdani. "Siapa pun yang datang ke New York City untuk membawa kekerasan ke jalanan kami akan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum."
Meskipun didakwa dengan pasal terorisme, pengacara Balat, Mehdi Essmidi, menyatakan kliennya adalah seorang siswa sekolah menengah yang tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya. Keluarga Balat dikabarkan sangat terkejut dan bersikap kooperatif dengan pihak berwenang.
Saat ini, New York berada dalam status waspada tinggi. Gubernur Kathy Hochul telah mengerahkan lebih dari 1.000 anggota Garda Nasional untuk menjaga lokasi-lokasi kritis di seluruh kota guna mengantisipasi ancaman keamanan lebih lanjut. (CNN/Z-2)
Pakistan puncaki Global Terrorism Index 2026 dengan 1.139 kematian pada 2025. Kelompok TTP jadi aktor paling mematikan di tengah tren penurunan terorisme global.
Ali Larijani peringatkan adanya plot serangan ala 9/11 oleh sisa jaringan Epstein untuk memfitnah Iran. Teheran tegaskan siap balas serangan AS dan Israel.
Persoalan terorisme merupakan kejahatan sipil yang harus ditangani polisi yang tunduk pada hukum sipil.
Kepolisian Norwegia menangkap tiga pria terkait ledakan bom di Kedubes AS, Oslo. Penyelidikan mendalami keterlibatan aktor negara asing pasca-kematian Ali Khamenei.
Konsulat AS di Toronto ditembaki orang tak dikenal. Polisi Kanada menyelidiki keterkaitan dengan konflik Timur Tengah dan dugaan adanya "sel tidur".
Ketegangan protes di depan kediaman Wali Kota NYC Zohran Mamdani berujung pada pelemparan bom rakitan. Dua pria ditangkap dan mengaku terinspirasi ISIS.
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
KELOMPOK militan ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri pada Jumat (6/2) di satu masjid Syiah, pinggiran Islamabad.
PERDANA Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam keras serangan bom bunuh diri yang mengguncang masjid Syiah di Islamabad pada Jumat (6/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved