Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Norwegia merilis foto seorang suspek yang diduga kuat terlibat dalam ledakan di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat di Oslo pada Minggu lalu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya intensif pihak berwenang untuk mengidentifikasi pelaku di balik insiden yang diduga sebagai aksi terorisme tersebut.
Dua gambar dari rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan seorang individu dengan wajah tertutup, mengenakan pakaian gelap, dan membawa ransel. Meskipun kualitas gambar cukup buram, polisi berharap publik dapat memberikan petunjuk tambahan untuk mempersempit pencarian.
Dalam pernyataan resmi pada Senin waktu setempat, polisi menyatakan bahwa hasil investigasi sejauh ini menunjukkan ledakan berasal dari perangkat rakitan (IED) yang diletakkan di pintu masuk gedung.
Ledakan tersebut dilaporkan hanya menyebabkan kerusakan ringan pada struktur bangunan dan tidak ada korban luka. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan pecahan kaca di atas salju di luar bagian konsuler, retakan pada pintu kaca, serta bekas hangus di lantai ubin.
"Keamanan misi diplomatik sangat penting bagi kami," tegas Menteri Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eide, yang menyebut insiden tersebut sebagai tindakan yang "tidak dapat diterima."
Selain memeriksa rekaman CCTV, penyelidik juga tengah mendalami sebuah video yang sempat diunggah di Google Maps di sekitar waktu kejadian. Media lokal melaporkan video yang kini telah dihapus tersebut menampilkan mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Khamenei diketahui tewas bulan lalu dalam serangan gabungan AS-Israel di Teheran. Meski demikian, kepolisian menyatakan belum ada perkembangan pasti mengenai motif penyerangan atau apakah ada kaitan langsung antara video tersebut dengan ledakan di Kedubes AS.
Kepolisian Norwegia menetapkan kasus ini sebagai prioritas tinggi. Berbagai unit dikerahkan ke lokasi kejadian di Jalan Morgedalsvegen, distrik Ullern, termasuk penggunaan anjing pelacak, drone, hingga helikopter untuk menyisir area sekitar.
Pihak berwenang mengimbau siapa pun yang memiliki informasi mengenai suspek, atau mereka yang melihat aktivitas mencurigakan di area tersebut antara pukul 00:00 hingga 02:00 waktu setempat pada hari Minggu, untuk segera melapor.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa pihaknya juga turut melakukan investigasi internal terkait insiden keamanan ini guna memastikan keselamatan personel diplomatik mereka di Norwegia. (BBC/Z-2)
Kepolisian Norwegia menangkap tiga pria terkait ledakan bom di Kedubes AS, Oslo. Penyelidikan mendalami keterlibatan aktor negara asing pasca-kematian Ali Khamenei.
Sebuah ledakan mengguncang Kedutaan Besar AS di Oslo, Norwegia. Polisi menyelidiki kemungkinan aksi terorisme meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Tokoh oposisi Venezuela María Corina Machado dilaporkan telah meninggalkan Oslo. Ia tengah fokus menjalani pemulihan akibat cedera tulang belakang saat pelariannya.
Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, akhirnya muncul di Oslo untuk menyapa publik setelah berbulan-bulan bersembunyi, usai memenangkan Nobel Perdamaian.
Pakistan puncaki Global Terrorism Index 2026 dengan 1.139 kematian pada 2025. Kelompok TTP jadi aktor paling mematikan di tengah tren penurunan terorisme global.
Ali Larijani peringatkan adanya plot serangan ala 9/11 oleh sisa jaringan Epstein untuk memfitnah Iran. Teheran tegaskan siap balas serangan AS dan Israel.
Persoalan terorisme merupakan kejahatan sipil yang harus ditangani polisi yang tunduk pada hukum sipil.
Kepolisian Norwegia menangkap tiga pria terkait ledakan bom di Kedubes AS, Oslo. Penyelidikan mendalami keterlibatan aktor negara asing pasca-kematian Ali Khamenei.
Konsulat AS di Toronto ditembaki orang tak dikenal. Polisi Kanada menyelidiki keterkaitan dengan konflik Timur Tengah dan dugaan adanya "sel tidur".
Dua pemuda asal Pennsylvania ditangkap setelah melempar bom rakitan (IED) berisi paku dan baut saat protes di New York. Tersangka mengaku terinspirasi ISIS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved