Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pemimpin Oposisi Venezuela María Corina Machado Muncul di Oslo Usai Menang Nobel Perdamaian

Thalatie K Yani
11/12/2025 10:15
Pemimpin Oposisi Venezuela María Corina Machado Muncul di Oslo Usai Menang Nobel Perdamaian
Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, akhirnya muncul di Oslo untuk menyapa publik setelah berbulan-bulan bersembunyi, usai memenangkan Nobel Perdamaian.(Media Sosial X)

PEMIMPIN oposisi Venezuela, María Corina Machado, akhirnya tampil di hadapan publik di Oslo, Norwegia, setelah berbulan-bulan berada dalam persembunyian. Kemunculannya pada Rabu (10/12) waktu setempat, terjadi usai ia dinyatakan sebagai penerima Nobel Perdamaian tahun ini.

Machado terlihat melambai dari balkon Grand Hotel, menyapa ratusan pendukung yang bersorak di bawah. Ia meletakkan tangan di dada sambil bernyanyi bersama para simpatisan sebelum turun ke jalan untuk menyapa mereka secara langsung.

Perjalanan Machado ke Norwegia dilakukan secara diam-diam meski ia berada dalam status larangan bepergian. Sejak pemilu presiden Venezuela pada 2024 yang dipertentangkan hasilnya, Machado jarang muncul di publik. Penampilan terakhirnya terjadi pada Januari lalu.

Sebelumnya, putrinya, Ana Corina Sosa, menerima Nobel Perdamaian atas nama Machado dan membacakan pidato yang ditulis ibunya. Komite Nobel menganugerahkan penghargaan tersebut atas perjuangannya untuk mewujudkan transisi yang adil dan damai dari kediktatoran menuju demokrasi di Venezuela.

Setelah upacara penghargaan, Machado berjalan keluar hotel menuju kerumunan pendukung yang menunggu di balik barikade besi. Banyak dari mereka memanggil namanya sambil mengangkat ponsel untuk merekam momen tersebut. Pada satu kesempatan, Machado bahkan memanjat pembatas untuk bergabung bersama mereka.

Kemunculannya mengakhiri berbagai spekulasi mengenai kemungkinan ia datang ke Oslo meski menghadapi risiko politik di negara asalnya. Komite Nobel sebelumnya merilis rekaman suara Machado. “Saya akan berada di Oslo, saya sedang dalam perjalanan.”

Usai pengumuman pemenang Nobel Perdamaian, Machado juga memuji Presiden AS Donald Trump. Trump secara terbuka menyatakan ambisinya meraih Nobel dan saat ini tengah berada dalam ketegangan militer dengan Venezuela.

Pada hari yang sama, Trump mengumumkan bahwa militer AS telah menyita sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela. Pemerintah AS menuduh kapal tersebut berada di bawah sanksi dan terlibat dalam “jaringan pengiriman minyak ilegal yang mendukung organisasi teroris asing.” Pemerintah Venezuela menanggapi tindakan itu dengan menuduh AS melakukan pencurian dan pembajakan. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya