Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, menerima penghargaan Nobel Perdamaian 2025 pada Jumat (10/10) dan secara mengejutkan mendedikasikan penghargaan itu untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Selain mempersembahkan anugerah untuk rakyat Venezuela, Corina juga menyebut Trump.
Langkah tersebut menjadi sorotan karena Trump selama ini dikenal sebagai sosok yang kerap mengklaim dirinya layak menerima Nobel.
Machado dikenal sebagai tokoh yang memimpin gerakan penentang kekuasaan Presiden Nicolas Maduro dalam upaya memulihkan demokrasi di Venezuela.
Komite Nobel menyebutnya sebagai sosok pemersatu di Venezuela dan memuji keteguhannya untuk tetap tinggal di negaranya meski menghadapi ancaman keselamatan jiwa.
Dalam pernyataannya di platform X, Machado menyebut penghargaan tersebut ia persembahkan kepada rakyat Venezuela dan Presiden Trump karena dukungan terhadap perjuangannya.
“Lebih dari sebelumnya, kami menaruh harapan pada Presiden Trump," ujarnya.
Ucapannya muncul di tengah peningkatan aktivitas militer Amerika Serikat di sekitar perairan Venezuela dan operasi udara terhadap kapal yang diduga membawa narkoba.
Kepada Direktur Institut Nobel, Kristian Berg Harpviken, yang memberitahukan kabar kemenangan tersebut melalui sambungan telepon, Machado menegaskan keyakinannya Venezuela akan mengalami transisi damai menuju demokrasi.
“Saya yakin kami akan berhasil,” kata Machado.
Ketua Komite Nobel, Jorgen Watne Frydnes, menyebut Machado sebagai salah satu contoh keberanian sipil paling luar biasa di Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, tokoh oposisi Edmundo Gonzalez Urrutia yang kini hidup di pengasingan di Spanyol, menyebut penghargaan itu sebagai pengakuan atas perjuangan panjang seorang perempuan dan seluruh rakyatnya untuk kebebasan serta demokrasi.
Namun tidak semua pihak menyambut penghargaan itu dengan gembira. Di Caracas, sebagian warga menilai Machado tidak layak menerima Nobel Perdamaian.
Duta besar Venezuela untuk PBB bahkan menyindir Machado tidak layaknya mendapat Nobel Perdamaian. Sebaliknya, di Argentina, yang menjadi tempat tinggal jutaan pengungsi Venezuela, penghargaan yang didapat Machado disambut meriah. (AFP/M-3)
Pertamina melakukan mitigasi untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika yang berkembang di kawasan Timur Tengah, yakni perang antara AS dan Israel melawan Iran.
ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh, mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap berani di kancah internasional dengan menyuarakan sanksi tegas terhadap AS dan Israel.
Pakar Hukum Tata Negara, Radian Syam, menilai situasi perang Israel, AS-Iran itu menguji apakah dunia masih berpijak pada supremasi hukum atau justru bergeser ke dominasi kekuatan.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Beberapa pesawat tempur AS jatuh di Kuwait utara pada Senin pagi. Kemenhan Kuwait pastikan seluruh kru selamat dan evakuasi medis telah dilakukan. Investigasi dimulai.
Stok bahan pokok aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 meski konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran memanas. Cadangan beras hingga 136 ribu ton siap menjaga stabilitas harga.
Gelombang pembebasan tahanan politik di Venezuela dimulai. Sebanyak 1.557 orang ajukan amnesti, termasuk pengosongan penjara El Helicoide yang kontroversial.
Pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado menyerahkan medali Nobel Perdamaian militer kepada Donald Trump.
Gedung Putih konfirmasi pertemuan Donald Trump dengan pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado. Akankah AS mengubah dukungan politiknya?
Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, ingin menyerahkan Piala Nobel Perdamaian miliknya kepada Donald Trump. Komite Nobel pun angkat bicara.
PEMIMPIN oposisi Venezuela sekaligus peraih Hadiah Nobel Perdamaian, Maria Corina Machado, angkat bicara soal situasi dengan Donald Trump.
Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, menyambut positif keterlibatan AS meski Donald Trump meragukan kemampuannya memimpin negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved