Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN membantah keras keterlibatan dalam serangan 4.000 rudal terhadap pangkalan militer Inggris di Diego Garcia, Minggu (22/3) waktu setempat.
Seorang pejabat senior Iran menegaskan kepada Al Jazeera bahwa negaranya tidak berada di balik laporan percobaan peluncuran rudal tersebut.
Pernyataan itu muncul setelah laporan The Wall Street Journal mengeklaim Iran menembakkan dua rudal balistik jarak menengah ke arah pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Kepulauan Chagos tersebut.
Laporan itu menyebutkan satu rudal mengalami kegagalan saat terbang, sementara satu rudal lainnya kemungkinan besar berhasil dicegat. Meski demikian, laporan tersebut tidak merinci kapan tepatnya penembakan itu terjadi.
Diego Garcia terletak sekitar 4.000 kilometer dari wilayah Iran. Jika laporan serangan itu benar, hal ini akan memicu tanda tanya besar mengenai jangkauan nyata kemampuan rudal Teheran.
Selama ini, Iran secara terbuka menyatakan jangkauan rudal mereka terbatas. Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi bahkan menegaskan bahwa negara tersebut membatasi jangkauan rudalnya hingga 2.000 kilometer saja.
Namun, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melalui unggahan di media sosial X memberikan penilaian berbeda pascalaporan WSJ.
"Rezim teroris Iran meluncurkan rudal jarak jauh untuk pertama kalinya sejak dimulainya Operasi Roaring Lion yang dapat mencapai jarak sekitar 4.000 km," tulis IDF dikutip dari the Economic Times.
IDF menambahkan bahwa pihaknya telah mengungkap niat Iran mengembangkan rudal berdaya jangkau 4.000 kilometer sejak Juni 2025.
"Kami telah mengatakannya: rezim teroris Iran merupakan ancaman global. Sekarang, dengan rudal yang dapat mencapai London, Paris, atau Berlin," sebut pernyataan IDF.
Ketegangan itu mencuat saat Washington tengah meninjau opsi militer terhadap Teheran. Dikutip dari CBS News, Pentagon Amerika Serikat telah menyiapkan rencana komprehensif bagi kemungkinan pengerahan pasukan darat Amerika Serikat ke Iran.
Sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan para komandan militer senior telah mengajukan permintaan khusus untuk memastikan kesiapan tempur saat Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan langkah lebih lanjut.
Trump sendiri belum memberikan keputusan final. "Tidak, saya tidak menempatkan pasukan di mana pun," kata Trump.
Namun, ia menambahkan, "Jika saya melakukannya, saya tentu tidak akan memberi tahu Anda."
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menjelaskan bahwa peran Pentagon adalah memastikan Panglima Tertinggi memiliki "opsionalitas maksimum" dalam krisis apa pun.
Ia menekankan bahwa persiapan tersebut bukan merupakan sinyal keputusan akhir. "Seperti yang dikatakan Presiden di Ruang Oval kemarin, dia tidak berencana mengirim pasukan darat ke mana pun saat ini," ujar Leavitt.
Di sisi lain, pejabat militer AS dilaporkan mulai membahas logistik terkait penangkapan dan penahanan personel Iran jika invasi benar-benar terjadi. Amerika Serikat juga mulai memposisikan kekuatannya di kawasan tersebut.
Elemen-elemen dari Divisi Lintas Udara ke-82, Unit Ekspedisi Marinir, dan Pasukan Respons Global Angkatan Darat dilaporkan tengah disiagakan. Ribuan Marinir bahkan dilaporkan sudah bergerak menuju Timur Tengah, ditandai dengan keberangkatan tiga kapal angkatan laut dari California yang membawa lebih dari 2.000 personel. (H-4)
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas komandan Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disertai dengan rekaman yang menurut militer menunjukkan serangan yang bertujuan untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai sistem pertahanan udara.
Insiden itu terjadi di Bnei Brak, tepat di sebelah timur Tel Aviv, dan kota Rosh HaAyin, lebih jauh ke timur.
Serangan rudal balistik Iran menewaskan dua orang di pusat Israel. Sementara itu, proyektil misterius menghantam area PLTN Bushehr di Iran.
Emanuel Fabian, jurnalis Times of Israel, diperas penjudi Polymarket senilai jutaan dolar untuk mengubah berita serangan rudal Iran. Simak kronologinya.
Rangkuman terbaru perang Timur Tengah 8 Maret 2026: Serangan ke Teheran, eskalasi di Libanon, hingga hilangnya 3 awak kapal Indonesia di Selat Hormuz.
IRGC luncurkan gelombang ke-23 Operasi True Promise 4. Rudal Fattah sasar pangkalan militer AS di Bahrain & Kuwait serta pusat teknologi Israel di Be’er Sheva.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved