Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Ledakan Guncang Kedubes AS di Oslo, Polisi Selidiki Kemungkinan Aksi Terorisme

Thalatie K Yani
09/3/2026 04:00
Ledakan Guncang Kedubes AS di Oslo, Polisi Selidiki Kemungkinan Aksi Terorisme
Sebuah ledakan mengguncang Kedutaan Besar AS di Oslo, Norwegia. Polisi menyelidiki kemungkinan aksi terorisme meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.(Media Sosial X)

KEPOLISIAN Norwegia tengah menyelidiki sebuah ledakan yang terjadi di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Oslo pada Minggu dini hari. Pihak berwenang menyatakan insiden tersebut kemungkinan merupakan tindakan terorisme, meskipun penyelidikan masih terus berkembang.

Ledakan yang terjadi di kawasan Morgedalsvegen, sekitar 7 km dari pusat kota Oslo ini, menyebabkan kerusakan ringan pada gedung kedutaan. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban luka dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat tersebut.

Polisi Buka Berbagai Hipotesis

Kepala unit investigasi gabungan dan intelijen kepolisian, Frode Larsen, menyatakan pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Dugaan terorisme menjadi salah satu fokus utama dalam penyelidikan awal ini.

"Salah satu hipotesisnya adalah bahwa ini merupakan tindakan terorisme, tetapi kami tidak sepenuhnya terpaku pada hal itu," ujar Larsen kepada lembaga penyiaran publik Norwegia, NRK.

Larsen kemudian menekankan pentingnya menjaga objektivitas dalam penyelidikan. "Kami harus terbuka terhadap kemungkinan ada penyebab lain di balik apa yang telah terjadi," tambahnya.

Kerusakan pada Pintu Masuk Konsuler

Michael Dellemyr, yang memimpin respons kepolisian di lokasi, mengonfirmasi titik ledakan berada di pintu masuk publik bangunan tersebut. Polisi telah melakukan penyisiran di area sekitar kedutaan dan mengeluarkan seruan bagi saksi mata yang melihat atau mendengar aktivitas mencurigakan untuk segera melapor.

Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan dampak ledakan berupa pecahan kaca di atas salju di luar pintu masuk bagian konsuler, retakan pada pintu kaca, serta bekas hangus pada lantai ubin.

Reaksi Pemerintah Norwegia dan AS

Pemerintah Norwegia mengecam keras insiden ini dan menyebutnya sebagai tindakan yang "tidak dapat diterima". Menteri Luar Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eide, menegaskan komitmen negaranya dalam menjaga keamanan perwakilan asing.

"Keamanan misi diplomatik sangat penting bagi kami," tegas Eide. Ia juga menyatakan telah menjalin komunikasi langsung dengan Kuasa Usaha (Chargé d'Affaires) Kedutaan AS, Eric Meyer.

Sementara itu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS menyatakan mereka telah mengetahui insiden tersebut dan sedang bekerja sama dengan otoritas lokal untuk melakukan investigasi mendalam. Hingga saat ini, area di sekitar kedutaan masih dijaga ketat oleh kepolisian Norwegia guna mengumpulkan sisa-sisa material ledakan untuk keperluan uji forensik.  (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya