Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

India Kutuk Pengeboman Masjid Syiah di Islamabad dan Tuding Pakistan

Wisnu Arto Subari
07/2/2026 14:50
India Kutuk Pengeboman Masjid Syiah di Islamabad dan Tuding Pakistan
Bom bunuh diri di masjid Syiah, Pakistan.(Al Jazeera)

INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2). Negeri itu dengan tegas menolak tuduhan Pakistan tentang keterlibatan India dalam serangan tersebut.

Kementerian Luar Negeri (MEA) mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan pengeboman itu sebagai tindakan yang patut dikutuk sambil mengkritik Islamabad karena mencoba menyalahkan kekuatan eksternal daripada mengatasi tantangan keamanan internalnya.

Ledakan terjadi di masjid Khadija Tul Kubra di daerah Tarlai Kalan selama salat Jumat.

Para penjaga keamanan mencoba mencegat pelaku di pintu masuk, tetapi pelaku bom bunuh diri melepaskan tembakan sebelum meledakkan bahan peledak di antara para jemaah.

Negara Islam (ISIS) kemudian mengeklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, salah satu serangan paling mematikan yang melanda ibu kota Pakistan dalam lebih dari satu dekade.

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif dan juru bicara Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyalahkan India dan proksinya atas serangan teror tersebut.

Mosharraf Zaidi, juru bicara media luar negeri perdana menteri, menggambarkan insiden tersebut sebagai bagian dari serangkaian serangan teroris yang diatur oleh India.

Menteri Pertahanan Asif menyatakan bahwa pelaku bom bunuh diri melakukan perjalanan ke dan dari Afghanistan. Ia menuduh ada kolusi antara India dan Afghanistan.

Tanggapan New Delhi sangat tegas. Pernyataan Kementerian Luar Negeri mencatat bahwa sangat disayangkan Pakistan, "Memilih untuk menipu diri sendiri dengan menyalahkan orang lain atas masalah dalam negerinya," alih-alih serius mengatasi masalah yang mengganggu tatanan sosialnya.

Kementerian menolak tuduhan tersebut sebagai tidak berdasar dan tidak masuk akal. India menyatakan bahwa klaim tersebut hanya mengalihkan perhatian dari penyebab sebenarnya kekerasan di Pakistan.

"Pengeboman di suatu masjid di Islamabad hari ini patut dikecam dan India menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa yang ditimbulkannya. Sangat disayangkan bahwa, alih-alih serius mengatasi masalah yang mengganggu tatanan sosialnya, Pakistan memilih untuk menipu diri sendiri dengan menyalahkan orang lain atas masalah yang berasal dari dalam negerinya. India menolak setiap tuduhan tersebut, yang sama sekali tidak berdasar dan tidak masuk akal," kata Kementerian Luar Negeri India.

Pengeboman tersebut menargetkan minoritas Syiah Pakistan, yang menghadapi kekerasan sektarian dari kelompok militan termasuk Tehrik-i-Taliban Pakistan dan Negara Islam Provinsi Khorasan.

Rumah sakit di Islamabad menyatakan keadaan darurat saat tim penyelamat mengangkut korban, termasuk orang dewasa dan anak-anak.

Insiden ini menandai serangan bunuh diri besar kedua di ibu kota sejak November, ketika 12 orang tewas dalam pemboman di Kompleks Peradilan Distrik Islamabad. (Swarajya/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya