Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN kader PDIP Cinta Mega yang telah dipecat dari DPRD DKI Jakarta oleh PDIP karena kedapatan main judi slot saat menunggu dimulainya rapat paripurna DPRD DKI Jakarta diketahui pindah ke Partai Amanat Nasional (PAN). Ia bahkan kembali mencalonkan diri menjadi calon legislatif (caleg) tingkat DKI Jakarta untuk Pemilu 2024.
Tak hanya itu, PDIP juga memecat Cinta dari keanggotaan partai karena dianggap tidak disiplin dan mencederai kepercayaan masyarakat sebagai anggota dewan.
Mendengar kabar itu Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku prihatin. Ia menilai kesalahan Cinta sangat fatal sehingga pencalonan Cinta kembali sebagai caleg pada Pemilu mendatang dapat melukai hati masyarakat.
Baca juga: 3 Kandidat Kuat Pendamping Ganjar dan Prabowo. Siapa Saja?
"Kami fraksi PDIP merasa prihatin kader PDIP Ibu Cinta Mega yang notabene sudah ditetapkan oleh partai melanggar disiplin partai. Pelanggaran disiplin partainya apa? Yaitu dia tidak disiplin dalam bertindak melakukan judi slot di ruang paripurna yang bagi DPP partai ini melukai perasaan rakyat Jakarta," ucap Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/10).
Di samping itu, ia pun menilai PAN telah mencederai proses pengkaderan anggota karena langsung mendaftarkan Cinta yang merupakan anggota baru sebagai caleg Pemilu 2024. Padahal, pemerintah pusat telah memberikan dana bantuan politik (banpol) yang mana diantaranya berfungsi membantu parpol untuk melakukan kaderisasi yang optimal agar caleg yang maju adalah caleg yang berkualitas serta berintegritas.
Baca juga: Airlangga Tepis Partai Golkar akan Merapat ke PDIP
PAN juga dinilai hanya mengedepankan kepentingan elektoral di atas kepentingan masyarakat demi meraih suara pada Pemilu. Sebab, diketahui Cinta Mega yang pada Pemilu 2019 maju dari daerah pemilihan (dapil) 9 DKI Jakarta memperoleh 12.491 suara atau terbanyak nomor tiga di dapil tersebut dari PDIP.
"Tapi apa yang terjadi hari ini kita sama sama saksikan bahwa efek elektoral masih menjadi faktor utama. Sampai sampai membutakan proses kaderisasi," tegasnya.
Ia pun menegaskan, apabila pun Cinta masih menjadi kader PDIP hari ini, ia menilai Cinta sudah tidak layak untuk maju kembali sebagai caleg.
(Z-9)
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
Fraksi PDIP DPR RI memastikan akan mengawal revisi UU Hak Cipta agar lebih adil bagi pekerja seni. Armand Maulana dan Ariel Noah sampaikan aspirasi soal sistem royalti
Sistem proporsional tertutup merupakan pilihan terbaik agar demokrasi tidak terjebak dalam politik populisme dan kapitalisasi suara.
Fraksi PDIP menyetujui Revisi UU tentang Tentara Nasional Indonesia, yang dibahas di Komisi I DPR RI untuk dibahas di tingkat selanjutnya atau naik ke rapat paripurna.
Penerapan kebijakan durasi sewa Rusun maksimal enam tahun bagi masyarakat umum dan 10 tahun bagi yang terprogram memicu keresahan.
Semangat utama dari pengaturan ambang batas pencalonan sebelumnya adalah untuk memastikan dukungan politik yang kuat di DPR bagi pasangan presiden dan wakil presiden terpilih.
ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Francine Widjojo mendesak Pemprov DKI Jakarta melakukan terobosan dalam pengelolaan sampah Jakarta, menyusul insiden longsor Bantargebang.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Kehadiran lift di JPO Sarinah dianggap sebagai solusi konkret untuk memitigasi risiko keselamatan bagi pengguna kursi roda di kawasan padat lalu lintas.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana menyoroti kondisi tata kota di Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat, yang dinilai semakin semrawut.
Regulasi ini nantinya tidak hanya menjamin kuantitas pangan, tetapi juga kualitas nutrisi yang diterima masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved