Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

PDIP Desak Perbaikan Keselamatan Transportasi Wisata

Akmal Fauzi
21/1/2026 09:48
PDIP Desak Perbaikan Keselamatan Transportasi Wisata
Petugas melakukan evakuasi korban kecelakaan kapal di Labuan Bajo.(Metro TV)

FRAKSI PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI kompak menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata menyusul sejumlah kasus kecelakaan yang terjadi di berbagai daerah. Salah satu perhatian utama adalah meninggalnya pelatih klub sepak bola Valencia dalam insiden di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menegaskan bahwa faktor keselamatan dan keamanan harus menjadi fondasi utama dalam pengembangan destinasi pariwisata Indonesia.

"Harus ada perbaikan yang serius dari sisi tata kelola pariwisata nasional dengan menempatkan faktor safety and security atau faktor ’S’ sebagai yang utama setelah aksesibilitas, amenitas, atraksi atau 3A+S. Safety and security tourism harus menjadi pilar utama pariwisata Indonesia, agar sektor ini tumbuh aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” kata Evita dalam keterangan yang diterima, Rabu (21/1).

Politisi PDIP itu mengatakan jaminan keselamatan wisatawan, pekerja pariwisata dan masyarakat lokal harusnya sejajar dengan upaya keras pemerintah mengejar lebih banyak kunjungan wisatawan. 

“Berulangnya kecelakaan di destinasi wisata menunjukkan bahwa keselamatan dan keamanan belum menjadi prioritas utama kebijakan pariwisata. Satu nyawa yang hilang adalah kegagalan sistem. Ini tidak boleh dianggap hal biasa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua komisi V DPR RI, Lasarus mengatakan bahwa kapal yang digunakan dalam insiden tersebut pada awalnya bukan dirancang untuk mengangkut penumpang. Lasarus mengatakan insiden kecelakaan kapal pinisi yang terjadi di Labuan Bajo telah menjadi perhatian luas, termasuk internasional.

"Saya coba diskusi, saya kalau bicara soal kapal ini Pak, sering saya kontak Pak Soerjanto Tjahjono ini, Pak KNKT ini. Kapal Phinisi ini sedianya kan bukan untuk angkut orang Pak, ini kan untuk angkut barang," kata Lasarus. 

Ia menambahkan, insiden tersebut menjadi sorotan dunia karena melibatkan figur internasional.
"Apalagi kejadian yang di Labuan Bajo ini, salah satu figur yang dikenal oleh dunia Pak, pelatih sepak bola Valencia, sehingga dunia memperhatikan ke kita semua seperti apa standar keselamatan kita, dalam rangka kita mengawal seluruh wisatawan yang datang ke tempat kita, apapun moda transportasinya, termasuk kapal pinisi ini," lanjut dia.

Lasarus pun meminta Kementerian Perhubungan untuk lebih serius memperhatikan aspek kelaikan kapal pinisi serta memperketat standar keselamatan pelayaran.

"Jadi ini menurut saya harus ada protap yang jelas ini Pak Menteri, karena sedianya kapal ini dulunya bukan untuk angkut orang Pak," ujarnya.

"Saya pikir ini perlu mendapat perhatian sehingga ada perlu standar operasional prosedur yang jelas yang ditetapkan oleh regulator, yaitu dari Kementerian Perhubungan," pungkasnya. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya