Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai bakal memilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) lagi dalam kontestasi politik jika konstitusi mengizinkan. Sementara, Jokowi tidak memungkinkan mencalonkan lagi karena sudah dua periode menjabat kepala negara.
Surya Paloh mengatakan hal itu merespons NasDem yang kerap disorot terkait sikap politiknya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. NasDem sudah beda arah politik dengan mengusung bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan.
"Toh Presiden Jokowi enggak bisa terpilih lagi ke tiga kalinya kalau ada kan Mahkamah Konstitusi memungkinkan, ya ngapain susah-susah mencari presiden yang lain. Jokowi saja. Konstitusi kita enggak memungkinkan ini," ucap Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Selasa (18/7).
Baca juga: Bertemu di Istana, Surya Paloh Sebut Jokowi Berkomentar Soal Revolusi Mental
Surya Paloh mengaku memegang teguh konstitusi. Selain itu, ia menekankan konstitusi yang berlaku saat ini penting untuk kematangan berdemokrasi.
"Kematangan demokrasi kita dalam proses learning by doing. Ha ini yang kita jalankan sekarang ini. NasDem bersikukuh the values dari berkomitmen adalah kita tetap harus terjaga. Pilihan boleh bebeda," ujar Surya Paloh.
Baca juga: Surya Paloh Silaturahmi dengan Jokowi di Istana
Ia juga menekankan hubungannya dengan Jokowi sangat dekat. Surya Paloh menilai hubungan dengan Jokowi tak sebatas ketua umum partai politik (parpol) dengan presiden.
"Tidak bisa dipungkiri ada hubungan personal yang cukup dekat, hubungan seorang mungkin saya yang lebih dituakan dengan yang lebih muda sedikit," tutup Surya Paloh. (Z-10)
KEMARIN, Partai NasDem genap berusia 14 tahun. Dalam tiga kali kesertaan di pemilu presiden dan legislatif, NasDem terus bergerak maju secara elektoral
Lili Romli berharap partai yang kalah diharapkan mengambil posisi sebagai partai oposisi agar mekanisme check and balances berjalan.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tentang konsistensi ucapan dan perbuatan merupakan bentuk sindiran.
ANALIS komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensa menilai Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersikap bijaksana dengan menyatakan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh meminta para kadernya untuk menjadi teladan di tengah masyarakat, keteladanan dibutuhkan menghadapi tantangan politik dan kehidupan kebangsaan.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan partainya berkomitmen mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved