Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMNAS HAM bakal memeriksa PSSI, Direktur LIB, Direktur Indosiar hingga ahli hukum olahraga terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang mengakibatkan 132 orang.
Hal itu diungkapkan Komisioner Komnas HAM Choirul Anam saat menyampaikan hasil perkembangan penyelidikan tragedi Kanjuruhan pada Rabu (12/10) ini.
Baca juga: Mahfud MD: Tidak Ada Kebenaran Substansial di Aturan PSSI
"Kami rencanakan besok Kamis (13/10). Kami harap semua pihak yang kami mintai keterangan bisa datang," ujarnya.
"Ini semuanya untuk korban dan untuk perbaikan sepak bola kita. Ini soal tata kelola, keamanan dan perlindungan HAM," imbuh Anam.
Diketahui, Komnas HAM telah melakukan investigasi tragedi Kanjuruhan sejak 2 hingga 10 Oktober 2022. Adapun dugaan sementara penyebab utama insiden mematikan itu ialah penggunaan gas air mata.
Baca juga: Ketua Panpel Arema: Penjualan Tiket Sepengetahuan Kapolres Malang
Pihaknya menilai tembakan gas air dari kepolisian menjadi pemicu penonton panik berhamburan keluar stadion, hingga menyebabkan 132 korban tewas.
"Kami pertegas ini bahwa kenapa peristiwa Kanjuruhan, tragedi kemanusiaan Kanjuruhan 132 orang meninggal itu, penyebab utamanya adalah gas air mata," pungkas Anam.(OL-11)
Pendalaman dilakukan dengan menghimpun informasi dari berbagai pihak.
PROSES pemulihan Aktivis KontraS Andrie Yunus diperkirakan mencapai dua tahun. Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI, awal Maret 2026.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjamin seluruh biaya pengobatan dan pemulihan Andrie Yunus.
Fokus investigasi tidak hanya terpaku pada luka fisik, tetapi juga dampak psikologis jangka panjang yang dialami oleh Andrie Yunus akibat siraman air keras tersebut.
Komnas HAM mengecam keras penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras Andrie Yunus yang kini masih menjalankan perawatan intensif di RSCM Jakarta.
Komnas HAM juga menyoroti posisi Kepolisian RI yang kerap berada dalam situasi dilematis.
CKG tidak berhenti pada proses skrining, tetapi dilanjutkan dengan pencegahan dan penanganan yang terintegrasi secara gratis.
Tersangka lainnya berinisial HYL selaku Dirut PT Praba telah diperiksa Selasa, 18 November 2025. Namun, apa saja materi pemeriksaan tidak dipublikasikan.
Stroke pada anak-anak banyak terjadi karena ditemukan kelainan jantung, kelainan pembuluh darah, atau dalam beberapa kasus karena gizi buruk.
KPK juga menyampaikan sedang berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk menghitung kerugian keuangan negara dalam kasus kuota haji tersebut.
Kejagung membuka penyelidikan soal pengoplosan beras dan penyimpangan harga jual beras. Perkara ini dibuka untuk menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Safaruddin mengusulkan pemanfaatan teknologi CCTV atau kamera pengawas untuk mencegah kekerasan dalam proses pemeriksaan oleh aparat penegak hukum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved