Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid heran dengan pernyataan Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD soal Indonesia bersih dari masalah Papua.
Padahal, di awal Juni, Amnesty mendapat laporan penggunaan kekuatan berlebihan terhadap pengunjuk rasa damai di berbagai kota dan kabupaten wilayah Papua dan Papua Barat, saat demonstrasi penolakan daerah otonom baru (DOB).
"Kejadian itu juga hanya salah satu dari pola tindakan represif yang dilakukan aparat saat ada unjuk rasa massal di Papua," pungkas Usman melalui keterangannya, Kamis (23/6).
Baca juga: Pengadilan HAM Peristiwa Paniai Mesti Berpihak pada Korban
Berdasarkan catatan Amnesty, terdapat 61 kasus pembunuhan di luar hukum yang terjadi selama 2018-2022. Puluhan kasus itu diduga dilakukan oleh aparat keamanan dan menyebabkan korban meninggal sebanyak 99 orang.
Dari puluhan kasus tersebut, lanjut Usman, sedikit sekali yang diinvestigsi dan menyeret pelaku ke pengadilan umum. "Kasus-kasus tersebut termasuk pembunuhan Pendeta Yeremia Zanambani, yang sampai sekarang belum ada kejelasan proses hukumnya," imbuhnya.
Terkait kasus pelanggaran HAM berat di Papua, Amensty juga menilai belum ada kemajuan. Selain Peristiwa Paniai yang terjadi pada 2014, dua kasus lainnya masih belum disidik oleh Kejaksaan Agung, setelah Komnas HAM menyelesaikan penyelidikan.
Baca juga: Dipimpin Mahfud MD, Satgas BLBI Sita Aset Klub Golf Bogor Raya
"Kasus Paniai hanya satu orang yang dijadikan tersangka, sesuatu yang belum menunjukkan keseriusan negara untuk menyelesaikan kasus ini dengan tuntas," tutur Usman.
Sebelumnya, Mahfud menghadiri Sesi ke-50 Sidang Dewan HAM PBB pada Senin (13/6) lalu. Dia menyatakan bahwa Indonesia bersih dari catatan HAM.
"Kalau saudara buka website Dewan HAM PBB, Komisi Tinggi HAM PBB yang pidato kemarin, itu tidak ada (catatan HAM). Indonesia bersih dari masalah Papua," klaim Mahfud dalam konferensi pers virtual.(OL-11)
Saksi-saksi yang dihadirkan tidak menunjukkan adanya keterkaitan langsung antara unggahan Laras Izati di media sosial dengan tindakan kekerasan atau kerusuhan di masyarakat.
Direktur Senior Amnesty International untuk Riset, Advokasi, Kebijakan, dan Kampanye, Erika Guevara-Rosas mengecam keras pola penindakan yang dinilai sistemik tersebut.
Amnesty juga menyerukan agar seluruh tahanan yang ditangkap selama aksi unjuk rasa damai antara 25-31 Agustus 2025 segera dibebaskan.
Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid menyoroti langkah sejumlah anggota TNI yang mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan aktivis Ferry Irwandi.
ANCAMAN pidana kepada masyarakat yang mengibarkan bendera One Piece dinilai berlebihan. Penggunaan bendera sebagai sarana penyampaian kritik
PELAPOR Khusus PBB untuk wilayah pendudukan Palestina, Francesca Albanese, menghadapi pembatalan mendadak saat dijadwalkan menyampaikan pidato publik di Bern, Swiss.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Sebanyak 1.360 penari Tamborin yang berasal dari pelajar dan demoninasi gereja memeriahkan perayaan masuknya Injil ke Papua itu.
PEMERHATI sepak bola nasional dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, Irhas, mengatakan, upaya pembinaan talenta muda sepak bola di Indonesia Timur harus terus ditingkatkan.
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved