Sabtu 14 Mei 2022, 13:39 WIB

Keserakahan Briptu Hasbudi, Kompolnas: Mestinya Contoh Pak Seladi

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Keserakahan Briptu Hasbudi, Kompolnas: Mestinya Contoh Pak Seladi

MI/ADAM DWI
Anggota Kompolnas Poengky Indarti

 

KOMISIONER Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyebut Briptu Hasbudi, anggota Polri yang menjadi tersangka dalam kasus kasus tambang emas ilegal di Kalimatan Utara (Kaltara) serakah. Pasalnya, Briptu Hasbudi mendapatkan keuntungan dari tindakan yang ilegal.

"Apa yang dilakukan Briptu Has yang melakukan tindakan ilegal untuk mendapatkan keuntungan, bagi saya hal tersebut adalah bentuk keserakahan," ujar Poengky saat dikonfirmasi, Sabtu (14/5).

Poengky sendiri mengakui bahwa gaji polisi kecil. Kendati demikian, kenyataan itu tidak bisa dijadikan Briptu Hasbudi sebagai dalih melakukan tindakan ilegal. Ia mencontohkan, masih banyak anggota polisi lain yang melakukan hal legal untuk mendapat nafkah tambahan.

"Masih ingat Pak Seladi? Beliau tidak malu kerja jadi pemulung setelah selesai jam kerja," katanya.

Baca juga: Sufmi Dasco Apresiasi Keterbukaan Polri Kirim 136 Personel Terlibat Narkoba ke Brimob

Menurut Poengky, Briptu Hasbudi layak dihukum pidana dan dijatuhi sanksi etik berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) jika terbukti bersalah. Pihaknya berharap Polda Kaltara bisa profesional, transparan, akuntabel, dan memaksimalkan scientific crime investigation untuk menyidik kasus Bruptu Hasbudi.

Selain itu, Kompolnas mendorong pihak kepolisian untuk bekerja sama dengan institusi lain seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Kami juga mengharapkan Polda-Polda lain juga menyelidiki kemungkinan adanya anggota Polri yang membekingi tambang-tambang ilegal agar dapat diproses hukum secara tuntas," tandas Poengky. (OL-4)

Baca Juga

Antara/ HO

KPU Dorong Keterwakilan 30 Persen Perempuan di Parlemen

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 22 Mei 2022, 18:38 WIB
UU Pemilu berbicara soal afirmatif karena UU memiliki filosofi keadilan gender dalam lembaga...
Antara

Mampu Rangkul Semua Golongan, Erick Thohir Dinilai Dibutuhkan Masyarakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 22 Mei 2022, 17:56 WIB
Ongky juga memuji kebiasaan Erick Thohir yang kerap menyambangi berbagai elemen...
Antara

PKS: Kasus Abdul Somad Bisa Jadi Pesanan Pihak Luar

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Minggu 22 Mei 2022, 16:05 WIB
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil menilai ada agenda tersembunyi di balik penolakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya