Sabtu 19 Juni 2021, 15:05 WIB

Bareskrim Sebut Pinjol Rp Cepat Beraksi sejak 2018

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Bareskrim Sebut Pinjol Rp Cepat Beraksi sejak 2018

DOK MI.
Ilustrasi.

 

PELAKU pinjaman online (pinjol) ilegal yang bernama Rp Cepat telah beraksi sejak 2018. Sejauh ini, aparat kepolisian berhasil menangkap lima pelaku pinjol ilegal Rp Cepat.

Hal itu diungkapkan Kasubdit IKNB Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Kombes Ma'mun, pada Sabtu (19/6). Para pelaku Rp Cepat, lanjut Ma’mun, dapat ditangkap dengan mudah lantaran mereka tidak berpindah-pindah seperti pelaku pinjol ilegal lain.

Namun, hingga kini dua pelaku Rp Cepat lain yang merupakan WNA masih berstatus DPO. "Dua DPO lain belum tertangkap. Mereka berperan sebagai pengendalinya," papar Ma'mun.

Ma’mun menuturkan para nasabah Rp Cepat lebih sering rugi secara sosial dibandingkan materiil. Pasalnya, Rp Cepat sering kali melakukan perundungan kepada nasabah dengan menyebarkan foto vulgar melalui media sosial usai mencuri data pribadi mereka.

"Jadi kalau kerugian secara materil ya sedikit saja. Hanya kerugian sosial dengan disedotnya data pribadi nasabah yang meresahkan," tuturnya.

Sejatinya, kata Ma’mun, Bareskrim sudah mengetahui kasus-kasus korban pinjol ilegal Rp Cepat sejak lama. Seiring banyaknya korban, aparat kepolisian pun bertindak untuk menangkap pinjol Rp Cepat.

Sebelumnya, Bareskrim membongkar praktik pinjol ilegal perusahaan Rp Cepat yang dikendalikan oleh WN Tiongkok. Mereka menggunakan aplikasi dari Tiongkok  untuk dapat menyedot data-data peminjamnya.

 

Polisi berhasil mengamankan lima tersangka berinisial EDP, BT, ACJ, SS, dan MRK. Mereka merupakan pelaku lapangan yang bertugas sebagai penagih utang para nasabah. (OL-14)

 

Baca Juga

dok.mi

Diduga Palsukan Dokumen Kejari Papua Dilaporkan ke Bareskrim

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 26 November 2021, 23:34 WIB
OKNUM Kejaksaan Negeri Papua dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri karena dugaan pemalsuan dokumen oleh Bupati terpilih Kabupaten...
Dok. Mi

Menteri ATR Pastikan 4 dari 6 Sertifikat Tanah Nirina Zubir Diblokir untuk Keperluan Penyidikan 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 26 November 2021, 19:03 WIB
“Dari enam sertifikat tadi, yang beralih dua dan empat lagi itu sudah diblokir. Berarti itu akan jadi lebih mudah. Begitu urusan...
Dok MI

Kejagung Bakal Lakukan Penyidikan Umum Kasus HAM Berat

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 26 November 2021, 19:00 WIB
Langkah itu dianggap menjadi jalan keluar atas kebuntuan yang selama ini...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya