Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri bergerak cepat merespons gejolak pasar modal yang terjadi di awal 2026. Korps Bhayangkara kini tengah mendalami unsur dugaan pidana terkait isu 'saham gorengan' yang disinyalir menjadi biang kerok anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru-baru ini.
Langkah tegas ini diambil menyusul laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti transparansi dan praktik manipulasi pasar di Indonesia.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dalam membersihkan lantai bursa dari praktik kotor. Penyelidikan intensif tengah dilakukan terhadap sejumlah emiten yang diduga melakukan manipulasi harga.
"Pasti (usut dugaan pidana saham gorengan). Beberapa perkara terkait hal dimaksud sudah menjadi konsen penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri untuk ditangani," ujar Ade Safri kepada awak media di Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.
Ade memastikan proses hukum akan berjalan transparan demi mengembalikan kepercayaan investor. "Kami jamin penyidikan atas perkara aquo akan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel," tambahnya.
Sebagai bukti keseriusan, Ade Safri membeberkan keberhasilan penyidik dalam menuntaskan kasus manipulasi pasar sebelumnya. Salah satu kasus yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) melibatkan petinggi emiten dan eks karyawan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kasus tersebut menyeret Junaedi (Direktur PT Multi Makmur Lemindo) dan Mugi Bayu Pratama (Eks Kepala Unit Evaluasi & Pemantauan Perusahaan Tercatat 2 Divisi PP1 PT BEI). Berdasarkan putusan pengadilan tahun 2025, keduanya terbukti melanggar Pasal 104 Jo Pasal 90 huruf c UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
"Sudah P21 dan bahkan sudah inkrah dengan putusan masing-masing pidana penjara 1 tahun 4 bulan dan denda Rp2 miliar dalam Mata Uang Rupiah," jelas Ade.
Di sisi lain, pemerintah berupaya menenangkan pasar. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai IHSG anjlok pasca rilis laporan MSCI hanyalah reaksi panik yang bersifat sementara. Ia menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia di tahun 2026 masih sangat solid.
"IHSG jatuh karena berita MSCI itu, yang menganggap kita kurang transparan dan banyak goreng-gorengan saham. Persyaratan mereka soal free float bersih. Saya pikir ini reaksi berlebihan," kata Purbaya di Istana Negara, Rabu, 28 Januari 2026.
Menkeu Purbaya telah berkoordinasi langsung dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membereskan catatan merah dari MSCI sebelum tenggat waktu bulan Mei 2026.
"Ini hanya shock sesaat. Semua akan dibereskan sebelum Mei. Perusahaan-perusahaan itu pasti bisa memenuhi syarat MSCI agar sahamnya kembali layak investasi bagi asing," pungkas Purbaya.
Syarief mengatakan, pihaknya kini tengah mengumpulkan sejumlah fakta atas penurunan IHSG.
Langkah pengunduran diri Dirut BEI Iman Rachman yang drastis ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas gejolak pasar ekstrem Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah adanya intervensi Istana alias cawe-cawe terkait mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman.
IHSG sempat mengalami gejolak dan bergerak di zona merah pada perdagangan Jumat (30/1), sebelum akhirnya berbalik menguat dan ditutup di level 8.276,57 atau naik 0,54% pukul 09.40 WIB.
Trading halt adalah pembekuan sementara perdagangan saham. Simak penyebab, mekanisme circuit breaker, dan aturan terbaru BEI 2026 di sini.
(Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat Eselon II) di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta pada Rabu (28/1).
PEMERINTAH pusat kembali menaruh perhatian serius pada Batam.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa turut buka suara terkait dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penurunan yang mencapai 8%.
Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mukhamad Misbakhun, menyambut positif sinyal perombakan besar-besaran di internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
urbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran yang digunakan untuk iuran 1 miliar dolar AS untuk keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza bisa diambil dari apbn
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved