Sabtu 19 Juni 2021, 12:27 WIB

Bareskrim Bakal Bongkar Jaringan Antar Oknum Pinjol Ilegal

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Bareskrim Bakal Bongkar Jaringan Antar Oknum Pinjol Ilegal

Ist/Ilustrasi
Ilustrasi pinjaman online ilegal yang kian meresahkan masyarakat.

 

BARESKRIM Polri menyatakan pihaknya tengah fokus membidik tiga ribu aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal dan membongkar jaringan antar-oknum.

Hal itu diungkapkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Sabtu (19/6).

Agus meyakini bahwa dengan memberantas terhadap ribuan pinjol ilegal harus dilakukan demi membuka jaringan antar oknum pelaku pinjol.

"Kan ada yang sedang ditangani oleh Bareskrim, kita juga koordinasi dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Hasil penyidikan yang berjalan tentu untuk membuka jaringan dan keterkaitan antar penyedia pinjol ilegal," tutur Agus, Sabtu (19/6).

Arahan untuk pemberantasan pinjol ilegal, kata Agus, diberikan kepada seluruh daerah di Indonesia. Hal tersebut dilakukan supaya penindakan lebih mudah dilakukan per-wilayahnya.

"Sebaran lokasi para pelaku bisa di (berbagai) daerah. Input kita sampaikan kepada wilayah untuk juga membantu melakukan penindakan," ungkapnya.

Agus juga menegaskan bahwa adanya oknum pinjol ilegal sangat meresahkan bagi masyarakat. Maka, pihaknya tidak akan menunggu laporan korban terlebih dahulu dalam membasmi pinjol ilegal.

"Ini bukan delik aduan, maka karena meresahkan tidak perlu menunggu laporan," tegas Agus.

Sebelumnya, Bareskrim membongkar praktik pinjol ilegal perusahaan 'Rp Cepat' yang dikendalikan oleh warga negara Tiongkok.

Mereka menggunakan aplikasi dari Tiongkok  untuk dapat menyedot data-data peminjamnya.

Polisi berhasil mengamankan lima tersangka berinisial EDP, BT, ACJ, SS dan MRK. Mereka merupakan pelaku lapangan yang bertugas sebagai penagih utang para nasabah. (Ykb/OL-09)

Baca Juga

MI/Susanto

KPK Tahan Bupati Langkat

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 20 Januari 2022, 05:18 WIB
"Dilakukan upaya paksa penahanan oleh tim penyidik bagi para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai 19 Januari 2022 sampai...
MI/Susanto

Bupati Langkat Diduga Mematok 2 Tarif Berbeda untuk Pengerjaan Proyek

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 20 Januari 2022, 05:03 WIB
"Dengan nilai persentase 15% dari nilai proyek untuk paket pekerjaan melalui tahapan lelang dan nilai persentase 16,5% dari nilai...
MI/Susanto

Bupati Langkat Diduga Mengatur Proyek Bersama Saudara Kandung

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 20 Januari 2022, 04:51 WIB
Iskandar diduga membantu Terbit memilih pihak rekanan yang akan memenangkan proyek di Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya