Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA CUKAI Batam berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan dalam satu hari, yakni narkotika seberat sekitar 475 gram dan 96 botol minuman beralkohol ilegal tanpa pita cukai. Kedua penindakan dilakukan pada Rabu (29/10) di dua lokasi berbeda, Terminal Kedatangan Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre dan TPS Global Logistik Bersama.
Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, mengatakan bahwa operasi tersebut merupakan hasil pengawasan simultan di jalur pelabuhan internasional dan barang kiriman domestik.
“Dua penindakan ini kami lakukan dalam operasi terpisah, sebagai wujud pengawasan ketat terhadap potensi pelanggaran di berbagai jalur distribusi,” ujarnya.
Penindakan pertama berawal dari pelacakan rutin Tim K-9 terhadap kapal MV Citra Legacy 5 rute Stulang Laut-Batam Centre. Seekor anjing pelacak menunjukkan reaksi terhadap seorang penumpang berinisial MM (46). Pemeriksaan lanjutan menggunakan X-Ray dan tes urine menunjukkan bahwa MM baru saja mengonsumsi sabu.
Saat dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan rontgen, MM sempat melarikan diri namun berhasil ditangkap kembali di kawasan Simpang Laluan Madani. Hasil rontgen menunjukkan pelaku menyembunyikan 10 bungkus narkotika di dalam tubuhnya, terdiri dari 5 bungkus methamphetamine, 4 bungkus ekstasi, dan 1 bungkus cairan vape yang diduga mengandung etomidate.
Dari hasil pemeriksaan, narkotika tersebut diketahui berasal dari Malaysia. MM mengaku menerima barang dari seorang rekan bernama M, yang memperkenalkannya pada Mr. X selaku pengendali utama. Barang tersebut rencananya akan dikirim ke Lombok setelah transit di Batam.
Pelaku dan barang bukti kini telah diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau untuk proses hukum lebih lanjut. Bea Cukai memperkirakan penindakan ini berhasil mencegah penyalahgunaan narkotika oleh sekitar 2.375 orang.
Penindakan kedua dilakukan terhadap kiriman paket dari Gunung Sitoli, Sumatera Utara, yang mencurigakan karena mengeluarkan bau tajam. Dalam dokumen pengiriman, paket tersebut disebut berisi aksesoris pengantin. Namun, hasil pemindaian X-Ray menunjukkan citra botol di dalamnya.
Pemeriksaan fisik menemukan 96 botol cairan yang diduga minuman mengandung etil alkohol (MMEA) tanpa pita cukai. Barang tersebut kemudian ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut terkait pelanggaran peraturan cukai.
Zaky menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pengawasan terhadap segala bentuk penyelundupan.
“Tidak ada toleransi bagi upaya penyelundupan. Kami akan terus menindak tegas setiap pelanggaran yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat,” tegasnya.
Bea Cukai Batam mengimbau masyarakat agar berperan aktif melaporkan kegiatan mencurigakan di lingkungan sekitar. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat dinilai krusial untuk menjaga keamanan publik serta menegakkan keadilan dalam sistem perdagangan nasional. (RO/Z-10)
Upaya penyelundupan dua kontainer arang bakau di Dermaga 210 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, digagalkan..
TNI AL bersama Gakkum Kehutanan menggagalkan penyelundupan 74 ton arang bakau ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok, selamatkan ekosistem pesisir.
Anggota DPR RI Mercy Barends menyoroti kasus penyelundupan 9 WNA China di Perairan Tanimbar dan mendesak penegakan hukum tegas serta patroli laut diperkuat.
PETUGAS Karantina Pelabuhan menyita dan menahan penyelundupan burung liar dari berbagai jenis di Pelabuhan Padangbai Karangasem Bali, Selasa (20/1) malam.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penyelundupan komoditas pertanian ilegal di Semarang.
Bawang bombai ilegal tersebut diketahui berasal dari Belanda dan masuk ke Indonesia melalui Malaysia sebelum akhirnya diselundupkan ke dalam negeri.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan total berat 9,4 kilogram di wilayah Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
DIREKTORAT Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memindahkan sebanyak 2.189 warga binaan kategori risiko tinggi (high risk) ke Lapas Nusakambangan
Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan BNN menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Aceh Timur.
Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BNN RI dalam menghadapi tantangan permasalahan narkotika yang semakin kompleks, lintas sektor, dan dinamis.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika di Jakarta.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved