Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

DPR Minta Tes Urine untuk Personel Polri Jangan Cuma Formalitas

Rahmatul Fajri
25/2/2026 12:20
DPR Minta Tes Urine untuk Personel Polri Jangan Cuma Formalitas
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026)(ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz)

ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, mewanti-wanti jajaran Polri agar tidak menjadikan instruksi tes urine serentak sebagai formalitas belaka. Ia menegaskan bahwa langkah bersih-bersih internal tersebut harus dilakukan secara serius demi menjaga integritas institusi.

Hasbiallah menekankan bahwa tes urine anggota polri di Indonesia harus menjadi komitmen nyata dalam memberantas penyalahgunaan narkotika, terutama yang melibatkan oknum di dalam tubuh Polri.

“Tes urine jangan hanya jadi simbol atau pencitraan (gimmick). Ini harus menjadi bagian dari komitmen nyata membersihkan internal. Kalau aparatnya sendiri terlibat praktik haram narkoba, lalu masyarakat mau percaya kepada siapa?” kata Hasbiallah melalui keterangannya, Rabu (25/2/2026).

Pernyataan tegas ini merupakan respons atas instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan pelaksanaan tes urine serentak di seluruh jajaran kepolisian. Langkah tersebut diambil menyusul adanya sejumlah oknum anggota, termasuk perwira menengah, yang terjerat kasus narkotika baru-baru ini.

Hasbiallah, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKB DKI Jakarta, menyatakan dukungannya terhadap ketegasan pimpinan Polri. Namun, ia memberikan catatan kritis agar implementasi di lapangan dilakukan secara transparan dan di bawah pengawasan ketat agar tidak ada celah manipulasi.

Ia mendesak agar hasil dari tes urine tersebut ditindaklanjuti dengan sanksi hukum dan etik yang berat bagi mereka yang terbukti positif atau terlibat jaringan narkoba.

“Penegakan hukum harus tegas, terbuka, dan tanpa kompromi. Tidak boleh pandang bulu. Ini penting untuk memulihkan dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” imbuhnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya