Rabu 09 Juni 2021, 19:21 WIB

Azis Syamsuddin Pilih Bungkam usai Diperiksa KPK

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Azis Syamsuddin Pilih Bungkam usai Diperiksa KPK

MI/Susanto.
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (9/6).

 

WAKIL Ketua DPR Azis Syamsuddin diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam perkara suap Tanjungbalai, Rabu (9/6). Setelah diperiksa sekitar sembilan jam, politikus Partai Golkar itu memilih bungkam.

Azis Syamsuddin yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka eks penyidik KPK AKP Stephanus Robin Pattuju keluar dari Gedung Merah Putih KPK menjelang magrib pukul 17.37 WIB. Dia memenuhi panggilan sejak pukul 08.40.

Seusai diperiksa, Azis bungkam atas pertanyaan terkait pemeriksaannya. Dia keluar tanpa berkomentar dan langsung menuju mobil yang menjemputnya.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan keterangan Azis dibutuhkan sebagai saksi dalam kasus suap makelar kasus Tanjungbalai yang melibatkan Wali Kota Tanjungbalai dan eks penyidik Robin. Keterangannya diperlukan agar perkara itu menjadi lebih terang.

"Dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara tersangka SRP (Stephanus Robin) dkk," ucapnya. Pemanggilan Azis kali ini merupakan yang kedua kali.

Politikus Partai Golkar itu sebelumnya sudah dipanggil pada 7 Mei lalu tetapi dia tak hadir. KPK pun sudah menerbitkan pencegahan keluar negeri terhadap Azis sejak April lalu.

Dalam kasus itu, KPK menetapkan tiga tersangka yakni Stephanus Robin, Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial, dan seorang advokat Maskur Husain. Nama Azis turut terseret dalam kasus itu lantaran diduga mengenalkan Robin kepada Wali Kota Tanjungbalai.

Diduga, ada pertemuan di rumah Azis Syamsuddin pada Oktober 2020. Pertemuan itu ditengarai membicarakan soal kasus jual-beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai yang tengah ditangani komisi antirasuah.

 
KPK menduga Robin menerima suap Rp1,3 miliar dari komitmen Rp1,5 miliar. Dia menjanjikan kasus jual beli jabatan di Tanjungbalai tak naik ke penyidikan meski ujungnya perkara itu tetap lanjut. (OL-14)

Baca Juga

Dok Lukas-Biro Pers Sekretariat Presiden

Jokowi : Sudah Lama ASN Berada di Zona Nyaman

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 28 Januari 2022, 16:43 WIB
Presiden mengingatkan agar korpri mampu mengajak dan mendorong seluruh ASN, memiliki orientasi yang sama, yaitu memberikan pelayanan...
MI/MOHAMAD IRFAN

Tak Usulkan Calon Kepala Otorita IKN, NasDem: Ketum Kami Tahu Batasan

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Jumat 28 Januari 2022, 16:31 WIB
Ketua Fraksi NasDem itu menyampaikan NasDem memiliki banyak kader mumpuni menjadi kepala otorita IKN Nusantara. Salah satunya eks Menteri...
Antara

ICW Nilai Pernyatan Jaksa Agung Bertentangan dengan UU Tipikor

👤Putra Ananda 🕔Jumat 28 Januari 2022, 16:30 WIB
Peneliti ICW menilai pernyataan Jaksa Agung terkait penghapusan hukuman pidana bagi pelaku korupsi di bawah Rp50 juta bertentangan dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya