Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Depok Supian Suri, melakukan perombakan besar-besaran di jajaran Pemerintah Kota Depok. Sebanyak 17 pejabat eselon II setingkat Kepala Dinas dan Kepala Badan resmi digeser dalam mutasi dan rotasi jabatan yang digelar pada Kamis (25/1) pagi.
Langkah ini menarik perhatian publik, terutama terkait reposisi Sidik Mulyono. Sidik yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) kini menempati posisi baru sebagai Staf Ahli Wali Kota bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan pada Sekretariat Daerah Kota Depok.
Pergeseran Sidik menjadi sorotan lantaran ia merupakan satu-satunya pejabat yang dialihkan menjadi staf ahli dalam mutasi kali ini. Diketahui, Sidik telah menjabat sebagai Kadisnaker sejak era pemerintahan Idris Abdul Somad pada 2023 lalu.
Selain jajaran eselon II, Wali Kota juga menggeser 96 pejabat eselon III dan IV, termasuk posisi camat, lurah, kepala bidang, hingga kepala seksi. Beberapa posisi strategis yang mengalami perubahan di antaranya:
Dadan Rustandi dari Kadis Perumahan dan Permukiman menjadi Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan; Dudi Miraz Imaduddin dari Kadis Perindustrian dan Perdagangan menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik; dan Citra Indah Yulianty dari Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjadi Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Pejabat lain yang turut dilantik antara lain Wiyati Riyandani, Diah Sadiah, Siti Chaerijah Aurijah, Lienda Ratnanurdianny, Nuraeni Widayatti, Nessi Annisa Handari, Adnan Mahyudin, Devi Maryori, Utang Wardaya, Abdul Rahman, Wahid Suryo, Rahman Pujiarto, dan Mary Liziawaty.
Mengacu Evaluasi Kinerja
Dalam sambutannya, Supian Suri menegaskan bahwa mutasi ini dilakukan berdasarkan pertimbangan matang dan objektivitas kinerja demi peningkatan pelayanan publik.
"Saya menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik. Semoga Saudara-saudara mendapat berkah dan rahmat dalam menjalankan tugas yang cukup berat tetapi mulia ini," ujar Supian.
Ia menekankan bahwa rotasi, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan bagian dari evaluasi organisasi yang dilakukan secara profesional.
"Tidak semata-mata didasarkan pada kewenangan, namun memperhatikan norma-norma kepegawaian yang berlaku, kinerja, kompetensi, integritas, tingkat kedisiplinan, dan berbagai aspek manajemen SDM lainnya, serta dilakukan dengan cermat dan matang," tegasnya.
Supian berharap perubahan struktur ini mampu memberikan energi baru bagi birokrasi di Kota Depok agar lebih responsif terhadap kebutuhan warga.
"Diharapkan dengan mutasi dan rotasi jabatan struktural kali ini dapat memberikan penyegaran dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat," pungkas Wali Kota. (KG/P-2)
Polres Metro Depok pada 2018 telah melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sejumlah pejabat teras Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
KERICUHAN pecah di wilayah Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, melibatkan dua kelompok suporter sepak bola saat berlangsungnya laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Minggu (11/1).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Sebanyak 187 Perwira Tinggi yang dimutasi, yakni109 Pati TNI Angkatan Darat, 36 Pati TNI Angkatan Laut, dan 42 Pati TNI Angkatan Udara.
Ada banyak tujuan mutasi dan rotasi. Antara lain, hal itu untuk penyegaran organisasi atau pegawai, pengisian kekosongan formasi jabatan, pemberian pengalaman.
Ilmuwan dari Amerika Serikat dan Tiongkok mengumumkan penemuan penting: inti Bumi mengalami perlambatan rotasi, bahkan pada titik tertentu tampak berhenti
Selasa, 5 Agustus 2025, dunia mencatat salah satu hari terpendek sepanjang sejarah rotasi Bumi.
Rotasi pejabat bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari upaya reformasi birokrasi agar tidak lagi terjebak pada pola lama yang stagnan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved