Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ILMUWAN dari Amerika Serikat dan Tiongkok mengumumkan penemuan penting: inti Bumi mengalami perlambatan rotasi, bahkan pada titik tertentu tampak berhenti relatif terhadap kerak Bumi pada awal 2024. Walaupun fenomena ini luar biasa, sebagian besar masyarakat tidak menyadarinya.
Inti Bumi adalah lapisan paling dalam yang terbentuk dari logam, terbagi menjadi dua bagian:
Secara kedalaman, inti luar mulai terbentuk sekitar 1.800 mil di bawah permukaan, sedangkan inti dalam berada lebih jauh, yaitu sekitar 3.200 mil.
Sebelumnya, para ahli mengira inti dalam Bumi berputar dengan kecepatan stabil. Namun, penelitian seismik terbaru membuktikan bahwa rotasinya tidak konstan. Pergerakan inti Bumi ternyata berfluktuasi: kadang lebih cepat, kadang lebih lambat, hingga tampak seolah berhenti.
Fenomena ini bukan berarti inti Bumi berbalik arah. Perlambatan membuat rotasi relatif terhadap kerak tampak berhenti, padahal inti Bumi tetap bergerak. Ilmuwan mencatat perlambatan mulai terjadi sejak 2009, dengan siklus perubahan arah relatif diperkirakan terjadi setiap ±35 tahun, sehingga satu siklus penuh berlangsung sekitar 70 tahun.
Apakah perlambatan ini berbahaya? Jawabannya tidak secara langsung. Namun, ada beberapa efek penting:
Perubahan panjang hari - Rotasi inti yang melambat atau mempercepat dapat memengaruhi panjang hari, meski hanya dalam milidetik sehingga tidak terasa oleh manusia.
Navigasi dan teknologi – Perubahan kecil ini memengaruhi pengukuran astronomi, navigasi satelit, hingga sistem ilmiah yang membutuhkan akurasi tinggi.
Medan magnet dan iklim – Variasi rotasi inti dalam jangka panjang bisa berdampak pada dinamika medan magnet Bumi serta potensi perubahan iklim global.
Penelitian terbaru dari Universitas Peking mengungkap inti dalam Bumi pernah berhenti berputar dan kini mulai berbalik arah.
Rotasi, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan bagian dari evaluasi organisasi yang dilakukan secara profesional.
Sebanyak 187 Perwira Tinggi yang dimutasi, yakni109 Pati TNI Angkatan Darat, 36 Pati TNI Angkatan Laut, dan 42 Pati TNI Angkatan Udara.
Ada banyak tujuan mutasi dan rotasi. Antara lain, hal itu untuk penyegaran organisasi atau pegawai, pengisian kekosongan formasi jabatan, pemberian pengalaman.
Selasa, 5 Agustus 2025, dunia mencatat salah satu hari terpendek sepanjang sejarah rotasi Bumi.
Rotasi pejabat bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari upaya reformasi birokrasi agar tidak lagi terjebak pada pola lama yang stagnan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved