Rabu 09 Juni 2021, 17:30 WIB

Kemendagri Ajukan Anggaran Rp1,9 Triliun untuk Pemilu 2024

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Kemendagri Ajukan Anggaran Rp1,9 Triliun untuk Pemilu 2024

Antara
Ilustrasi petugas menyemprotkan cairan disinfektan di area TPS.

 

UNTUK mempersiapkan perhelatan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 2024, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajukan anggaran senilai Rp 1,902 triliun. 

Hal itu disampaikan langsung Mendagri Tito Karnavian dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI pada Rabu (9/6) ini. "Mohon dukungan dari Komisi II DPR, agar kebutuhan anggaran sebesar Rp 1,902 triliun dapat disetujui dan diakomodir dalam pagu anggaran Kemendagri tahun 2022," ungkap Tito.

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan digunakan oleh kementerian atau lembaga terkait dalam menunjang agenda politik 5 tahunan. Secara umum, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri mendapat alokasi anggaran pemilu senilai Rp1,6 triliun.

Baca juga: KPU Janji Lakukan Efisiensi Anggaran Pemilu Serentak 2024

"Kita harapkan pemilu serentak yang mungkin untuk pertama kali di tahun yang sama antara pilpres, pileg nasional daerah, serta pilkada ini dapat betul-betul berlangsung aman dan demokratis," imbuhnya.

Dia pun berharap anggaran yang diajukan kepada DPR dapat digunakan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Hal itu diperlukan untuk memberikan legitmasi kepada siapa saja yang terpilih. "Sementara untuk Ditjen Bina Adminstrasi Kewilayahan (Adwil) membutuhkan anggaran sebesar Rp 5,3 miliar," papar Tito.

Baca juga: Tanpa Amandemen UUD, Prabowo Disebut Capres Terkuat 2024

Adapun dana yang diterima Ditjen Bina Adwil, salah satunya untuk peningkatan peran camat dalam rangka kelancaran penyelenggaraan pemilu, hingga masalah keamanan akibat pandemi covid-19. Dana tersebut juga untuk pemetaan daerah rawan konflik pada 2024.

Selanjutya, Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil mendapatkan alokasi dana pemilu sebesar Rp282,275 miliar. Alokasi dana itu untuk sinkronisasi data kependudukan dengan sistem data pemilih (SIDALIH) per 2022. Serta, penyiapan data daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4).(OL-11)
 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Ilustrasi

Ini Isi SKB Pedoman Implementasi UU ITE yang Baru Terbit

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 23 Juni 2021, 23:40 WIB
Adanya pedoman ini diharapkan penegakan hukum terkait UU ITE tidak menimbulkan multitafsir dan menjamin terwujudnya rasa...
Antara

Korupsi, Pejabat Kapuas Hulu Dituntut Enam Tahun Penjara

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 23 Juni 2021, 23:15 WIB
Terlibat perkara tipikor reboisasi hutan Kapuas...
Antara

Eks Direktur Teknik Garuda Divonis 8 Tahun Penjara

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 23 Juni 2021, 21:57 WIB
Hadinoto Soedigno terbukti bersalah dalam kasus suap dan tindak pidana pencucian uang terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat pada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Diplomasi Jalur Rempah di Kancah Dunia

Perjalanan sejarah Indonesia terasa hambar tanpa aroma rempah. Warisan sosial, ekonomi, serta budaya dan ilmu pengetahuan itu kini dikemas dan disodorkan kepada dunia untuk diabadikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya