Senin 26 April 2021, 13:35 WIB

Kutuk Penembakan Kabinda Papua, Jokowi: Tidak Ada Tempat bagi KKB

Andhika prasetyo | Politik dan Hukum
Kutuk Penembakan Kabinda Papua, Jokowi: Tidak Ada Tempat bagi KKB

FOTO-FOTO/SETPRES
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo mengutuk keras aksi keji yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata terhadap Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Dani Nugraha Karya.

Tindakan tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan atas alasan apapun dan harus segera diusut tuntas. Kepala negara pun telah memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB yang bertanggung jawab atas kekacauan di Papua dalam beberapa waktu terakhir.

"Saya tegaskan tidak ada tempat bagi kelompok-kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/4).

Baca juga: Jokowi Beri Kenaikan Pangkat 53 Awak KRI Nanggala-402

Sebagaimana diketahui, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya tewas setelah terlibat baku tembak dengan kelompok kekerasan bersenjata di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4).

Saat ini, jasad korban sudah dievakuasi dari lokasi kejadian ke Timika untuk kemudian diterbangkan dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Selasa (27/4).

"Atas Nama Rakyat bangsa dan negara, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Mari kita mendoakan semoga arwah almarhum Brigjen TNI I Gusti Putu Dani mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," tandas kepala negara.(OL-4)

Baca Juga

Mi/Adam Dwi

Wapres Minta Bangsa Kembali Tumbuhkan Kekuatan Nasional

👤Indriyani Astuti 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 20:43 WIB
Wapres mengatakan, untuk menghadapi situasi seperti saat ini, bangsa Indonesia perlu menumbuhkan kembali kekuatan nasional yang pernah...
Ilustrasi

Perubahan APBD Lambat, Serapan Anggaran Covid Daerah Rendah

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 20:06 WIB
Penyerapan belanja pandemi covid di daerah masih rendah karena perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terlambat setelah...
Dok MI

Penyaluran Anggaran Korona Tersendat di Daerah karena Alasan Ini

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 19:15 WIB
Satu kesalahan fatal lainnya yang dilakukan pusat, lanjut dia, adalah tidak mengantisipasi adanya gelombang kedua covid-19 dengan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya