Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Guru Besar Unpad Apresiasi TNI Amankan Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Media Indonesia
19/3/2026 14:01
Guru Besar Unpad Apresiasi TNI Amankan Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Guru Besar Ilmu Politik Unpad Muradi(Anggoro/MI)

GURU Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran (Unpad) Muradi mengapresiasi kerja Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) menahan empat personel  Bais TNI terduga pelaku penyiraman air keras Aktivis Kontras Andrie Yunus. Ia berharap proses hukum lanjutan bisa diakses publik.

"Selain diapresiasi, teman-teman Puspom TNI harus bisa menarik ke atas, mana aktor intelektual," ujar Muradi, melalui pesan, Kamis (19/3).

Menurutnya kasus penyiraman air keras Andrie Yunus merupakan perkara yang sulit dilihat dari situasi saat ini. Oleh karena itu, ia mendorong transparansi penangana kasus dengan terbuka terutama ketika para pelaku diadili.

Andrie Yunus disiram air keras di kawasan Salemba, Jakarta Pusat setelah melakukan rekaman siniar terkait Militerisasi dan revisi UU TNI, pada Kamis (12/3) malam.

Andrie Yunus dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dengan diagnosa luka bakar sekitar 20 persen. 

Berdasarkan pengakuan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI empat orang anggota TNI yang diduga terlibat sudah ditahan. Mereka berasal dari AL dan AU. Adapun motif pelaku masih didalami. 

"Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma BAIS TNI, bukan dari satuan mana-mana tapi dari Denma BAIS TNI," ujar Danpuspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto di Mabes TNI, Jakarta, Rabu, (18/3).

Keempat personel TNI yang diduga terlibat penyiraman air keras ialah Kapten NDB, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik