Jumat 15 Januari 2021, 14:06 WIB

Bawa Bukti Tambahan, Tiga Nasabah PT Jouska Diperiksa

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Bawa Bukti Tambahan, Tiga Nasabah PT Jouska Diperiksa

MI/Permana
CEO of Jouska Aakar Abyasa

 

BARESKRIM Polri akan memeriksa tiga nasabah PT Jouska Finansial Indonesia terkait perkara dugaan pencucian uang yang dilakukan Chief Executive Officer (CEO) PT Jouska Financial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno.

Pengacara nasabah Jouska, Rinto Wardana, mengemukakan pemeriksaan ini merupakan jadwal lanjutan. Pasalnya, beberapa klien sudah dimintai keterangan. Ketiga orang yang diperiksa, yakni Randy Danistha, Farid Ganio, dan Liza Fitria.

"Agenda hari ini tidak jauh berbeda yang sebelumnya. Pertanyaan penyidik seputar asal muasal tindak pidana pencucian uang, penggelapan, penipuan," papar Rinto di Bareskrim Polri, Jumat (15/1).

Pihaknya juga menyertakan beberapa alat bukti yang bertujuan memperkuat terjadinya dugaan tindak pidana. "Bukti yang kami bawa di sini ada nomor rekening yang dipakai untuk transfer biaya jasa dari Jouska, dalam hal ini saudara Aakar," ucapnya.

"Di samping mereka mentransfer uang di rekening RDI (Rekening Dana Investor) mereka juga membayar jasanya Aakar karena dia menjadi penasihat keuangan," tambahnya.

Rinto mengatakan alat bukti lain yang dibawa, yakni beberapa dokumen perjanjian antara nasabah dengan Jouska. "Kedua, perjanjian-perjanjian yang pernah ditandatangani para pihak-para korban dengan pihak Jouska, kami bawa. Kemudian beberapa print out laporan Philip Sekuritas kami bawa juga. Itu bukti utama yang kami sampaikan ke penyidik," paparnya.

Sebelumnyai, perkara ini dilaporkan oleh 10 nasabah Jouska dengan nomor dengan nomor LP/ 5.263/ IX/ YAN.2.5/2020/SPKT PMJ. Namun, penanganan perkara ini dilimpahkan ke Bareskrim Polri.

Jouska menjadi sorotan setelah beberapa nasabah mengklaim mengalami kerugian investasi yang diduga karena pengelolaan dana tidak sesuai dengan kesepakatan. Jouska diberhentikan sementara oleh Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi karena tidak memiliki izin sebagai penasihat investasi dan agen perantara perdagangan efek. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Sekretriat Presiden

Istana Pastikan Pembangunan Ibu Kota Baru tak Hambat Penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi 

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 23 Januari 2022, 23:00 WIB
Menurutnya, pembangunan infrastruktur selama ini terbukti membawa multiplier-effect bagi pembangunan dan kemajuan ekonomi secara...
Ilustrasi

Pencabutan Laporan Kekerasan Seksual di Serang Perlu DIselidiki Kepolisian 

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 23 Januari 2022, 22:00 WIB
Korps Bhayangkara tidak boleh terpaku pada laporan sebab kekerasan seksual bukan delik...
MI/SUSANTO

Trio Anies-Emil-Ganjar Safari karena Elektabilitas Stagnan

👤Vallentina Chelsy Maharani (Metro TV) 🕔Minggu 23 Januari 2022, 21:58 WIB
TIGA kepala daerah disebut-sebut sering menggelar safari ke sejumlah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya