Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN tugas operasi di Papua diminta untuk tidak bertindak melanggar hak asasi manusia (HAM).
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat melakukan kunjungan kerja ke Timika, Papua Rabu (22/7), mengimbau kepada Satgas yang terdiri dari TNI, Badan Intelejen Nasional (BIN), dan Porli untuk mengedepankan pendekatan hukum, serta tidak terpancing dengan berbagai provokasi yang dilakukan oleh berbagai pihak.
“Saya tahu tugas saudara-saudara berat, pesan saya bertindaklah secara hati-hati, jangan terpancing untuk melakukan tindakan yang bisa dinilai melanggar HAM. Kita jaga negeri ini dengan sepenuh hati, dan tidak terprovokasi oleh pihak lain” ujar Menteri Pertahanan RI era Presiden Abdurrahman Wahid itu.
Tugas TNI dan Polri, ujarnya, saat ini lebih berat karena harus fokus membantu penanganan pandemi Covid-19, termasuk di Provinsi Papua. Meski demikian, ia meminta tugas untuk mengamankan wilayah dan NKRI harus tetap dilakukan dengan baik.
Baca juga : Komisi III Duga ada Pihak yang Fasilitasi Kepergian Joko Tjandra
"Khususnya di Papua harus tetap siaga melakukan pengamanan sehingga tidak muncul aksi gangguan keamanan yang mengancam integrasi kita” tegas Menkopolhukam yang dalam kunjungan kerja bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta didampingi Kasum TNI, Letjen Joni Supriyanto dan Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono.
Ia menambahkan setiap wilayah terdapat tantangan tersendiri dalam menjaga keutuhan integrasi dan teritori Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di wilayah Indonesia bagian Barat, ujarnya, ada persoalan intervensi asing di laut Natuna Utara. Di belahan Timur Indonesia seperti di Papua, ada persoalan gangguan keamanan berupa kriminal bersenjata, dan di wilayah Indonesia bagian tengah, ancaman terhadap keutuhan ideologi, yang antara lain berbentuk gerakan-gerakan radikal.
Guna meminimalkan konflik dan meredam kesenjangan yang terjadi di Papua, Menkopolhukam mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) yang lebih komprehensif untuk pembangunan di wilayah tersebut sebagai pendekatan kesejahteraan. Dalam Inpres, ucapnya, kendali pembangunan akan berada di bawah koordinasi Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) sehingga diharapkan lebih terpadu dan komprefensif. (OL-2)
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan periode 2019-2024, Mahfud MD berpendapat, posisi Indonesia semestinya berempati terhadap Iran.
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved