Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kembali mengingatkan para kepala daerah segera mencairkan anggaran pemilihan kepala daerah (pilkada). Anggaran itu akan digunakan untuk Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Badan Pengawas Pemilu Daerah, dan pengamanan untuk penyelengaraan Pilkada Serentak.
Mendagri mengaku masih ada beberapa daerah yang belum secara penuh mencairkan anggaran. Hal itu dikatakan saat menghadiri acara rapat koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak 2020 Di Provinsi Papua yang digelar di Jayapura, Jumat (10/7).
"Kita ingin agar KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan, ini tiga komponen penting yang menyelenggarakan dan mengawasi ini bisa betul-betul gerakannya maksimal," ucapnya.
Mendagri menekankan anggaran pilkada harus sudah dicairkan paling lambat Senin (13/7). Anggaran Pilkada yang telah tertuang dalam naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), tegasnya, harus dicairkan 100%. Untuk Provinsi Papua, Mendagri mengatakan pencairan anggaran yang cukup baik baru satu daerah, yakni Kabupaten Merauke.
"Di sini yang tinggi 90% ke atas atau 90% untuk KPU maupun Bawaslu maupun pengamanan, hanya satu yaitu Kabupaten Merauke. Artinya KPU dan Bawaslunya tidak ada alasan ini tidak bisa kerja," katanya.
Sementara daerah lain, seperti Yahukimo, kata Mendagri, pencairan anggarannya belum optimal. Ia mencontohkan untuk Bawaslu setempat, kabupaten itu baru mencairkan 45% dari total anggaran. Sementara untuk pengamanan, nol%.
"Sementara yang lumayan tinggi adalah Kabupaten Supiori dan Boven Digul. Namun daerah lain seperti Keerom dan Waropen, masih agak memprihatinkan," ungkapnya.
Baca juga : Redam Konflik Pilkada dengan Isu Covid-19
Mendagri mengungkapkan wilayah memang perlu jadi perhatian kita adalah di Kabupaten Keerom, Papua. Apabila pemerintah daerahnya harus membayarkan seluruh anggaran pilkada sesuai NPHD, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak cukup, bahkan minus sebesar Rp1,4 miliar.
"Ini mungkin dilakukan secara bertahap untuk Keerom, syukur kalau nanti dari Pemprov membantu Rp1,2 miliar lumayan," ucap Mendagri
Wilayah lain yang dianggap rawan ialah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua. Daerah tersebut baru mencairkan dana pilkada sebesar Rp50miliar, dan kekurangan sekitar Rp22 miliar. Apabila dipaksakan mencairkan dana pilkada sebesar NPHD, terang Mendagri, gaji pegawai negeri di sana tidak bisa dibayar. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk mencairkan secara bertahap.
"Saya juga nanti sampaikan kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah khusus untuk Yahukimo ini kalau bisa kita dorong tambahan dari pemerintah pusat," ucapnya. (P-5)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Mendagri Tito juga mengingatkan agar daerah tidak menghambat investasi kecil dengan pungutan tidak perlu.
Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri terus memperkuat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra.
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Persampahan merupakan salah satu tantangan utama dalam pembangunan daerah. Permasalahan ini berdampak luas, mulai dari pencemaran lingkungan, kesehatan, hingga aspek sosial dan ekonomi.
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan mendukung Kemendagri mengalokasikan anggaran sebesar Rp59,25 triliun untuk pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra.
Abdul menjelaskan, penyidik belum menahan tersangka karena pemeriksaan akan dilanjutkan.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua sebagai penyelenggara pemilu dituding telah melakukan pelanggaran etik.
PAGUYUBAN Nusantara Yalimo Bangkit meminta MK untuk tidak mematikan suara rakyat Yalimo, dengan putusan yang semestinya
DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan dua anggota KPU Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari jabatannya.
Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah tercatat sukses, meski dalam kondisi pandemi COVID-19. Pengalaman itu menjadi rujukan untuk penyelenggaraan berbasis manajemen risiko Pemilu 2024.
Ppartai politik juga harus ambil bagian dalam mendinginkan suasana dan mengajak pendukungnya untuk bisa menerima putusan MK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved