Rabu 13 Oktober 2021, 18:50 WIB

Dua Anggota KPU Sabu Raijua Diberhentikan

Palce Amalo | Nusantara
Dua Anggota KPU Sabu Raijua Diberhentikan

DOK MI
Komisi Pemilihan Umum

 

DEWAN Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan dua anggota KPU Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari jabatannya. Pemberhentian ini terkait kasus calon Bupati Sabu Raijua 2020, Orient Riwu Kore yang ternyata merupakan warga negara asing (WNA).

Putusan nomor perkara nomor 165-PKE-DKPP/IX/2021 tersebut, dibacakan dalam sidang pembacaan putusan di Ruang Sidang DKPP yang disiarkan secara daring, Jakarta, Rabu (13/10). Dua teradu diberikan peringatan keras dan diberhentikan dari jabatan yakni Ketua KPU Sabu Raijua Kirenius Padji yang juga merangkap anggota, dan Ketua Divisi kepada Anggota KPU Sabu Raijua, Sussana V Edon.

"Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras dan Pemberhentian dari Jabatan Ketua kepada Teradu I Kirenius Pajdi selaku Ketua merangkap Anggota KPU Kabupaten Sabu Raijua sejak putusan ini dibacakan,� kata Ketua Majelis Alfitra Salamm.

Selain itu, tiga anggota KPU Sabu Raijua lainnya Agustinus V. Mone, Daud Pau, dan Alpius P. Saba, masing-masing dijatuhi sanksi peringatan keras. Lima anggota KPU Sabu Raijua diadukan oleh Erben KA Riwu Ratu, mahasiswa asal Desa Raimadia, Kecamatan Sabu Barat, Sabu Raijua.

Ketua dan empat anggota KPU tersebut didalilkan tidak teliti, tidak jujur, tidak cermat bahkan lalai dalam menjalankan tugas dan kewenangan dalam proses tahapan verifikasi sehingga meloloskan Calon Bupati Sabu Raijua Nomor Urut 2 yakni Orient Patriot Riwu Kore yang masih berstatus sebagai warga negara Amerika Serikat.

Pengadu menduga adanya unsur kesengajaaan para Teradu lolosnya Orient Patriot Riwu Kowe sebagai peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua pada 2020. Saat proses verifikasi calon, lanjut Erben, para teradu telah mendapatkan warning berupa surat peringatan dari Bawaslu Sabu Raijua. Namun peringatan tersebut tidak diindahkan.

Dalam sidang pemeriksaan yang digelar pada 1 Oktober 2021, Erben menyebut dugaan para teradu dengan sengaja mengesampingkan adanya kejanggalan alamat tempat tinggal Orient Patriot Riwu Kore pada NPWP dan KTP yang tidak sama saat proses verifikasi calon.

Terkait kasus tersebut, Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi Orient Riwu Kore-Thobias Uly dari pemenang pilkada Sabu Raijua. Selanjutnya, KPU memerintahkan digelarnya pemunggutan suara ulang (PSU) yang dimenangkan pasangan Nikodemus Rihi Heke-Yohanes Uli Kale dan telah dilantik sejak 18 September 2021. (OL-15)

 

Baca Juga

DOK MI

Pemkab Cianjur Ingatkan Potensi Gelombang Ketiga Covid-19

👤Benny Bastiandy/Budi Kansil 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 17:59 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengingatkan masyarakat terhadap prediksi potensi terjadinya gelombang ketiga...
ANTARA/Iggoy el Fitra

Pemkab Banyumas Siapkan Areal Perkebunan Kakao

👤Lilik Darmawan 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 17:27 WIB
PEMKAB Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan kawasan di Ajibarang dan Gumelar untuk dijadikan lahan perkebunan...
Dok. Istimewa

Gubernur Wahidin Dukung Right Issue Bank Banten

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 17:19 WIB
Bank Banten ingin mendapat suntikan dana melalui proses rights issue atau penawaran umum terbatas (PUT)...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya