Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENDAGRI Tito Karnavian kembali mendorong pelaksanaan pilkada secara asimetris atau tidak sepenuhnya berlangsung secara langsung seperti yang terjadi sekarang. Ia menilai pilkada asimetris dapat menghasilkan kepala daerah berkualitas, sekaligus menghindari dampak negatif dari pilkada langsung. “Usul ini pernah saya sampaikan saat pertama kali jadi mendagri. Saya usulkan pilkada asimetris, tidak semua dilaksanakan langsung, ada yang langsung dan tidak. Kita harus lihat kedewasaan demokrasi, apakah daerah betul-betul siap pilih pemimpin, paham enggak mereka harus pilih pemimpin yang tepat,” kata Tito dalam diskusi virtual di Jakarta, kemarin.
Ia berharap masyarakat tidak alergi dengan pilkada asimetris. Pilkada tidak langsung kerap disebut tak sejalan dengan semangat demokrasi yang menghendaki keterlibatan masyarakat dalam menentukan pemimpan. Namun, kita juga harus akui bahwa ada kepala daerah yang tak dipilih secara langsung, tetapi mampu menghasilkan pemerintahan yang berkualitas.
“Saya sarankan pilkada asimetris mungkin perlu dipertimbangkan bukan sesuatu yang aneh. Kita tak perlu alergi karena ada juga sekarang daerah-daerah yang tidak lakukan pemilihan langsung. Contoh Yogyakarta karena keistimewaannya, maka Sri Sultan jadi gubernur tanpa dipilih langsung rakyat. Kita lihat juga di DKI, Wali Kota Kepulauan Seribu dipilih gubernur. Jadi, dia tak ada beban untuk balikkan modal, jadi asimetris itu sudah terjadi,” jelasnya.
Untuk menentukan daerah mengadakan pilkada langsung atau tidak, Tito menjelaskan hal itu bisa dilihat dari indeks pembangunan manusia (IPM) setiap daerah. Indokatornya tingkat pendidikan, kesehatan, dan kemampuan rumah tangga. Bagi yang memiliki IPM tinggi, daerah dapat mengadakan pilkada langsung.
“Daerah yang punya IPM tinggi dianggap dewasa dalam berdemokrasi. Mereka mengerti memilih pemimpin, sedangkan daerah dengan IPM sedang dan rendah tidak perlu dipaksakan untuk menggelar pilkada langsung,” papar mantan Kapolri itu.
Selain itu, imbuh Tito, pelaksanaan pilkada secara langsung dan tidak tergantung pula pada kemampuan fi skal setiap daerah dan kondisi sosial ekonomi yang ada. Apabila rendah, sebaiknya kepala daerah tak dipilih secara langsung.
Tanggung jawab parpol
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menilai wacana yang dilontarkan Mendagri itu bagus sebagai ide, tetapi realitanya masyarakat menginginkan pilkada langsung. “Kalau ditanya mau enggak asimetris, pasti jawabannya tidak mau. Maaf Pak Tito, kecuali yang memang sengaja di-exclude undangundang seperti daerah istimewa yang empat itu,” ujar Ganjar dalam diskusi yang sama.
Menurut politikus PDIP itu, partai politik yang paling bertanggung jawab untuk mendewasakan masyarakat dan aktor politik dalam proses demokrasi sehingga bisa mewujudkan pilkada langsung yang benar-benar jurdil.
Sekjen PPP, Arsul Sani, mengatakan usulan pilkada asimetris merupakan hal yang perlu dikaji, terutama karena usulan itu kerap bermunculan dari berbagai kalangan di daerah. (P-3)
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
KIP Pusat menegaskan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki waktu 14 hari untuk banding terkait putusan sengketa informasi soal ijazah Jokowi.
KPU diminta menyerahkan salinan ijazah Jokowike pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi. Keputusan itu setelah Komisi Pemilihan Umum atau KIP Pusat mengabulkan sengketa informasi
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Mendagri Tito juga mengingatkan agar daerah tidak menghambat investasi kecil dengan pungutan tidak perlu.
Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri terus memperkuat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra.
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Persampahan merupakan salah satu tantangan utama dalam pembangunan daerah. Permasalahan ini berdampak luas, mulai dari pencemaran lingkungan, kesehatan, hingga aspek sosial dan ekonomi.
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan mendukung Kemendagri mengalokasikan anggaran sebesar Rp59,25 triliun untuk pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved