Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan perlunya peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN), khususnya di lingkungan kementeriannya serta secara umum di jajaran pemerintah daerah.
Tjahjo mengatakan pihaknya melakukan pelatihan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) daerah di tiap provinsi dan di tiap kabupaten/kota.
"Saat ini Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, provinsi dan kabupaten/kota sudah satu bahasa, gerak dan langkah dalam pengembangan ASN pemerintahan dalam negeri," kata Tjahjo melalui keterangannya, Minggu (18/8).
Baca juga: Parpol Diminta jangan Ribut Berebut Kursi Menteri
Tjahjo merinci, sejak 2015 sampai Juni 2019 telah dilakukan program pengembangan kompetensi, antara lain pendidikan politik, pelatihan struktural serta fungsional dengan melibatkan ratusan ribu ASN di daerah.
Tjahjo mengatakan pendidikan politik melalui pembekalan kepemimpinan penyelenggaraan pemerintah daerah bagi kepala daerah telah menghasilkan 684 alumnus.
Kemudian, pendidikan politik melalui orientasi dan pendalaman tugas bagi anggota DPRD memiliki sebanyak 124.901 alumnus.
Lalu, Diklat struktural melalui program peningkatan kompetensi pejabat pengawas di lingkungan Kemendagri dengan 774 alumnus.
Selanjutnya, Diklat struktural melalui program Diklat kepemimpinan mencetak 6.100 alumnus.
Kemudian, Diklat struktural melalui program pendidikan dan pelatihan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri menghasilkan 73 alumnus
Terakhir, Diklat fungsional melalui program pendidikan dan pelatihan bagi pejabat fungsional P2UPD dengan 889 alumnus
Lebih lanjut, Tjahjo mengatakan Kemendagri telah mengeluarkan kebijakan untuk para lulusan IPDN. Kini, yang telah menyelesaian pendidikan harus menjalani penempatan tugas di wilayah pelosok-pelosok terpencil terlebih dahulu, terutama perbatasan-perbatasan.
"Wilayah di tempat tugasnya, praja IPDN diprioritaskan membantu perangkat-perangkat desa, kelurahan, serta kecamatan daerah pelosok agar tata kelola pemerintahan bisa berjalan dengan baik dalam melayani masyarakat serta untuk menguatkan spirit bahwa pamong itu guna perekat NKRI," kata Tjahjo. (OL-8)
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Kementerian Pertahanan menjadwalkan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi 4.000 ASN pada April 2026.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Pemerintah resmi membuka pendaftaran Komponen Cadangan (Komcad) ASN 2026. Simak syarat lengkap, durasi pelatihan, dan hak peserta di sini.
WAKIL Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto menyebut ada sekitar 4.000 aparatur sipil negara atau ASN dilatih untuk menjadi komando cadangan atau Komcad.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui PractiWork, mahasiswa tidak hanya dinilai dari sisi akademik, tetapi juga mencakup kemampuan kognitif, psikomotorik, karakteristik kepribadian, hingga minat dan preferensi kerja.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Konsep GAR hadir dari keprihatinan akan adanya kesenjangan antara teori akademik dengan tantangan nyata di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved