Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMENUHAN gizi seimbang kini menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal ini menuntut konsistensi yang dimulai jauh sebelum anak lahir, yakni sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia sekolah.
Dietisien dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Luthfianti Diana Mauludiyah SGz, RD, menekankan bahwa periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
"Waktu paling krusial disebut 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak kehamilan atau 270 hari, usia 0–2 tahun atau 730 hari," ujar Luthfianti saat dihubungi di Jakarta.
Menurutnya, intervensi gizi tidak boleh berhenti setelah melewati periode emas tersebut. Nutrisi harus terus dicukupi secara berkelanjutan pada fase balita dan prasekolah (usia 2–5 tahun) yang merupakan masa eksplorasi dan perkembangan bahasa.
Memasuki usia sekolah, anak membutuhkan energi dan nutrisi yang lebih spesifik untuk mendukung konsentrasi dalam belajar intensif.
"Gizi seimbang harus diberikan secara konsisten setiap hari, bukan hanya di usia tertentu," tegasnya.
Sejalan dengan urgensi tersebut, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mulai melihat dampak positif dari implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa program ini telah menjangkau sekitar 58 juta penerima manfaat, mulai dari ibu hamil, menyusui, balita, hingga pelajar tingkat PAUD hingga SMA.
Dadan mencatat adanya perubahan perilaku dan kondisi fisik yang signifikan pada siswa di berbagai daerah setelah mendapatkan asupan gizi yang terukur di sekolah.
"Dengan adanya MBG, anak-anak selalu semangat masuk sekolah. Di daerah-daerah, mereka kelihatannya lebih aktif belajar dan ketika beraktivitas, badannya kelihatan lebih kuat dan jarang sakit," ungkap Dadan dalam sebuah siniar di Jakarta.
Meski program MBG menunjukkan hasil positif, Dadan menegaskan bahwa program pemerintah tidak dapat berdiri sendiri. Keberlanjutan kualitas kesehatan anak sangat bergantung pada kesadaran orangtua dalam memenuhi kebutuhan gizi di lingkungan rumah.
Untuk mencapai Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ideal, komposisi makanan dalam satu kali saji harus diperhatikan secara detail.
Orangtua diharapkan memastikan setiap porsi makan anak mengandung komponen lengkap yang terdiri dari sumber energi, protein, lemak, dan serat.
Tanpa adanya keselarasan antara program sekolah dan pola makan di rumah, tujuan utama untuk mencetak generasi unggul Indonesia akan sulit tercapai secara maksimal. (Ant/Z-1)
Diagnosis prenatal membantu mendeteksi potensi kelainan pada janin sebelum lahir. Hal ini memungkinkan orangtua untuk merencanakan langkah terbaik bagi masa depan anak mereka.
Nutrisi lengkap tidak hanya bagi tumbuh kembang janin, tetapi juga untuk menjaga kebugaran dan kesiapan ibu menghadapi peran barunya.
Ibu hamil harus menghindari gerakan minim trauma hingga mengurangi gerakan yang berpusat pada core atau inti tubuh yang ada di area perut.
Ibu Hamil agar menghindari latihan yang terlalu melibatkan otot perut.
Ibu hamil bisa mengonsumsi beberapa makanan yang mendukung perkembangan kognitif janin hingga membuat janin lebih pintar.
Program penguatan kualitas lingkungan belajar dan pengembangan kapasitas siswa digelar untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Jakarta Timur.
BPIP mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan.
Sejumlah pakar dan hasil kajian sosiologi menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu memperkuat solidaritas dan semangat belajar siswa di sekolah.
Ia juga bercita-cita menjadi astronom serta menempuh kuliah di kampus terkenal kelas dunia, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat.
Instruksi itu merupakan turunan dari perintah Divisi Kabinet Pemerintah Bangladesh sebagai langkah lebih lanjut untuk menekan permintaan energi di sektor-sektor tertentu.
BAGAIMANA pendidikan dapat tetap berjalan ketika banjir merenggut kelas, fasilitas, bahkan rasa aman?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved