Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Ketua Umum KNPI Banten Dorong Pengembangan SDM dan UMKM Muda

Despian Nurhidayat
26/1/2026 15:23
Ketua Umum KNPI Banten Dorong Pengembangan SDM dan UMKM Muda
Musda ke-VIII KNPI(KNPI Banten)

Musyawarah Daerah (Musda) ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara. Forum yang digelar pada 24-25 Januari 2026 di Serang itu menetapkan Tito Istianto sebagai Ketua Umum DPD KNPI Banten periode 2026-2029.

Musda VIII dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, serta dihadiri jajaran pejabat daerah, unsur TNI-Polri, perwakilan delapan DPD kabupaten/kota se-Banten, organisasi kepemudaan (OKP), tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga aktivis mahasiswa.

Agenda ini menjadi ruang konsolidasi penting bagi KNPI Banten dalam merespons tantangan sosial, ekonomi, dan dinamika kepemudaan yang semakin kompleks. Peran pemuda dinilai perlu terus diperkuat sebagai penggerak persatuan sekaligus mitra strategis pembangunan daerah.

Dalam forum tersebut, Tito Istianto terpilih secara aklamasi setelah calon lain menyatakan mengundurkan diri. Proses Musda berlangsung kondusif dan mengedepankan musyawarah serta nilai demokrasi, dengan berbagai gagasan dan aspirasi pemuda Banten terserap dalam sidang-sidang pleno.

“KNPI harus kembali menjadi simpul persatuan pemuda. Bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai kekuatan moral dan ideologis yang berpihak pada masa depan bangsa. Ke depan kami akan fokus pada pengembangan SDM pemuda, peningkatan soft skill, inkubator UMKM pemuda, ruang kreatif, serta program ketahanan pangan pemuda di Banten,” ujar Tito dalam pidatonya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan KNPI. Menurutnya, pemuda diharapkan tampil sebagai mitra pembangunan yang solutif dan visioner.

“KNPI harus menjadi jembatan antara idealisme pemuda dan kebutuhan pembangunan daerah. Saya berharap di bawah kepemimpinan saudara Tito, pemuda Banten tidak hanya berdampak lokal dan nasional, tetapi juga memiliki perspektif kepemimpinan global,” katanya.

Pelaksana Tugas Ketua DPD KNPI Banten sebelumnya, Ahmad Jayani, menilai Musda VIII sebagai momentum regenerasi dan penataan organisasi. Ia menekankan pentingnya kembali merajut kebersamaan pasca-Musda agar KNPI tetap menjadi rumah besar pemuda Banten.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Tito menegaskan bahwa kepemimpinan KNPI Banten ke depan akan dijalankan secara kolektif dan inklusif. “Amanah ini adalah tanggung jawab bersama. KNPI harus hadir memberi solusi nyata bagi persoalan pemuda, mulai dari pendidikan, lapangan kerja, hingga partisipasi sosial,” ujarnya.

Dengan berakhirnya Musda VIII, KNPI Banten diharapkan semakin solid sebagai wadah pemersatu pemuda dan mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan Banten yang berkelanjutan. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya