Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOALISI partai politik (parpol) pendukung pasangan Calon Presiden (Capres) 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendominasi perolehan kursi DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah (Jateng V).
Berdasarkan hitung cepat yang dilakukan Charta Politika, lima parpol yang akan menempatkan anggota DPR dari Jateng V ialah PDIP, Golkar, NasDem, PKS, dan PKS.
Charta Politika mencatat dalam hitung cepat Pemmilu Dapil Jateng V yang telah mencapai 100%, PDIP meraih 40,02%, disusul oleh Golkar 11,74%, NasDem 10,96%, PKS 7,66%, dan PKB 7,19%. Adapun PAN 5,4% dan Gerindra 5,2%.
Baca juga: 01 Kuasai Parlemen, Jokowi-Amin Efektif
Berdasarkan hitung cepat, PDIP diperkirakan memperoleh empat kursi, sedangkan Golkar, NasDem, PKS, dan PKB masing-masing akan mendapatkan satu kursi di DPR RI.
Dapil Jateng V meliputi kota kediaman Jokowi, yakni Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten.
"PDIP masih dominan di Jateng, terkhusus di Jateng V," kata Direktur Riset Charta Politika Muslimin dalam keterangan tertulis yang diterima mediaindonesia.com, Jumat (19/4) malam.
Kehadiran putri Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, sebagai calon anggota legislatif (caleg) di wilayah itu juga berpengaruh besar terhadap suara Jokowi-Ma'ruf Amin dan PDIP.
Baca juga: Surya Paloh Totalitas Memenangkan Jokowi-Amin
Muslimin menjelaskan, berdasarkan simulasi sainte lague di dapil Jateng V, Charta Politika mengambil 200 sampel TPS. Proses sampling dilakukan secara acak dengan metode Stratified Cluster Sampling, margin of error sebesar +/- 1% dengan tingkat kepercayaan 99%.
"Jateng V ini memang istimewa, kita tahu ini daerah kelahirannya Jokowi salah satu kandidat presiden RI. Hasil survei kami juga menunjukkan di wilayah ini partai pendukung Jokowi sangat dominan. Untuk menghindari euforia berlebihan, rilis wilayah Jateng V ini kami keluarkan hanya setelah data masuk 100%," paparnya.
Ketua Komisi Saksi Partai NasDem I Gusti Putu Artha mengatakan, untuk dapil Jateng V, hasil yang diperoleh partai mereka tidak lepas dari kepandaian caleg merangkul tokoh berpengaruh.
"Ini tidak lepas dari merangkul tokoh-tokoh berpengaruh yang punya massa. Kunci rahasianya banyak tokoh berpengaruh juga di Jateng," paparnya. (X-15)
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Cindy Monica, menegaskan akan mengawal kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana.
Langkah pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) guna mengatur penempatan anggota Polri pada jabatan sipil sebagai solusi yang bijak.
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved