Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin melakukan kampanye akbar di Lapangan Cihuni, Cimaragas, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Meski sempat hujan deras di lokasi kampanye, massa pendukung tetap bertahan untuk mendengarkan orasinya sembari menggunakan payung dan ada juga yang membiarkan tubuhnya basah terguyur air hujan.
Dalam orasinya, Kiai Ma'ruf menyerukan kepada pendukungnya agar bisa berperan serta pada kemenangan dengan cara bersih dan menjaga persatuan, persaudaraan se-Tanah Air. Kiai Ma'ruf pun menyebut masih memiliki darah sunda dari Prabu Siliwangi sehingga masyarakat Garut harus memastikan kemenangannya hingga mencapai 70%.
"Siap menang? Berapa persen? 70? Yakin? Pasti? Janji? Siap? Insya Allah menang, menang, menang," kata Kiai Ma'ruf di Lapangan Cihuni, Kamis (4/4).
"Saya memiliki darah Sunda dari Sumedang. Kalau diurutkan silsilahnya mulai dari Prabu Siliwangi berarti saya mewakili orang Sunda. Mau dukung saya apa tidak? Janji? Pasti? Jadi kalau orang Sunda tidak pilih orang Sunda, kabina-bina sia? (Keterlaluan). Orang Sunda kudu ngahiji di nomor hiji (Orang Sunda harus bersatu di nomor satu)," imbuhnya.
Kiai Ma'ruf mengaku terharu lantaran para pendukungnya tidak pulang meski hujan cukup deras.
Baca juga: Ma'ruf Amin Incar 60% Suara di Sukabumi
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sirojul Munir mengatakan pihaknya serius mendukung kemenangan Jokowi-Amin. Karena, di Kabupaten Garut diketahui merupakan lumbung suara bagi lawan politik calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin.
"Jokowi diketahui mengalami kekalahan perolehan suara di Garut saat berhadapan dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 lalu. Saat itu, Jokowi mendapatkan suara 29,9% berbanding 70,1%. Suara Prabowo unggul di 42 kecamatan di Garut. Namun sekarang ini, kami optimistis Garut akan memberikan suara kepada paslon 01. Kiai Ma'ruf sendiri mengaku memiliki darah Sunda dari Prabu Siliwangi yakin akan dipilih oleh sesama orang sunda," ungkapnya.
Secara khusus, Kiai Ma'ruf Amin mengingatkan kepada para pendukung agar jangan mudah terprovokasi dan diintimidasi pihak-pihak tertentu. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan memberikan pilihan mereka kepada paslon capres-cawapres nomor urut 01.(OL-5)
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved