Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan melakukan safari politik di Aceh, besok. Menurut Calon Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, safari tersebut dilakukan karena memang banyak mendapat perhatian dari Jokowi.
"Aceh ini harus kita berikan peluang besar untuk maju, memang selama ini belum memperoleh perhatian besar karena itu kita ingin rakyat Aceh kedepan lebih maju dan SDM disana juga besar baik dalam arti tenaga pembangunan tapi juga ulamanya," ujar Amin di kediamannya, di Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta, Selasa (5/3).
Baca juga: Syarat Memiliki KTP-e untuk Nyoblos Digugat ke MK
Di era sebelumnya, kata Amin, Aceh belum terlalu mendapat perhatian yang besar. Padahal, Aceh punya sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar.
"Di sana juga punya semangat juang patriorisme yang tinggi. Karena itu jangan sampai rakuay di Aceh tidak kita berikan peluang dalam rangka memajukan Indonesia di bagian barat," tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyebut ada dua target safari politik besok. Pertama, yakni menyosialisasikan pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf. Kedua, melakukan kampanye untuk PDI Perjuangan sendiri.
"Besok, kami ditemani Habib Sholeh dan kemudian Bapak Ali Assegaf, KH Zainal Arifin yang mendampingi. Karena itulah, kami meminta doa restu beliau (Ma'ruf Amin) terlebih dahulu. Karena seluruh TKN juga bergerak. Pak Erick bergerak, saya bergerak, seluruh sekjen parpol KIK bergerak," kata dia.
Rencananya, agenda safari akan berlangsung dari Rabu, 5 Maret 2019 hingga Sabtu, 9 Maret 2019. Beberapa isu akan dibahas dalam sosialisasi itu. Namun yang terpenting adalah sentuhan langsung kepada masyarakat Aceh.
Baca juga: Wapres: Jangan Salahkan Pemerintah Soal Andi Arief
"Kami bersama-sama menggelorakan semangat juang untuk kemajuan dan kebesaran dari masyarakat Aceh," tandas Hasto.
Safari politik Hasto sebagai Sekjen PDI Perjuangan dan Sekretaris TKN beberapa kali dilakukan. Belum lama ini, Hasto melakukan safari di Bandung dan Lampung guna menemui konstituen di daerah sekaligus mengampanyekan paslon 01. (OL-6)
Peneliti SAKSI, Herdiansyah Hamzah, menegaskan besarnya tunjangan kinerja (tukin) hakim tidak menjamin peradilan bebas dari korupsi.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
Putusan kasasi ini menjadi bentuk kepastian hukum dan perlindungan terhadap hak konstitusional tiap warga negara.
Menurut Setyawan, pengaturan tersebut membuat KY tidak lagi dapat melakukan pengawasan secara mandiri sebagaimana mandat yang diberikan undang-undang.
Setyawan menegaskan KY tidak mempersoalkan secara prinsip usulan perpanjangan usia pensiun tersebut.
510 laporan yang disampaikan langsung, 715 laporan melalui pos, 200 laporan melalui media online, 14 laporan berupa informasi, serta 1.206 laporan berupa tembusan.
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, bersilaturahmi ke Abuya Ahmad Muhtadi Dimyathi, Kamis (26/2).
Mantan Bupati Indramayu Nina Dai Bachtiar menemui Jokowi di Solo untuk meminta restu bergabung ke PSI.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
PERNYATAAN Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengenai wacana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK menuai kritik dan terkesan cuci tangan oleh ICW
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved