Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Menjaga Sumbu Harapan

Abdul Kohar Dewan Redaksi Media Group
04/5/2024 05:00
Menjaga Sumbu Harapan
Abdul Kohar Dewan Redaksi Media Group(Ebet)

'HARAPAN itu sesuatu bersayap yang hinggap di jiwa, menyanyikan nada tanpa kata, dan tak pernah henti sama sekali', tulis penyair Amerika, Emily Elizabeth Dickinson. 

Hari-hari ini, harapan sebagian anak bangsa kita, mungkin sebagian besar, sedang mengapung tinggi. Tentu karena ada harapan positif, yakni potensi tim sepak bola Indonesia berlaga di Olimpiade untuk kali kedua setelah 68 tahun lalu. Sudah lama sekali.

Sebagian orang menyebut bahwa harapan itu melantunkan nyanyian kehidupan dalam dua jenis nada: mayor dan minor. Nada mayor membangkitkan harapan 'positif' serta merangsang gairah orang untuk berbuat kebajikan. Nada minor membangkitkan 'harapan negatif' yang menyentuh kesadaran orang agar terhindar dari keburukan. 

Harapan positif itu bergema dari jiwa-jiwa altruis para pejuang lapangan hijau. Mereka punya ikhtiar kuat menembus 'barikade' tebal menjadi 16 negara elite dunia yang berlaga di Olimpiade. Hingga hari ini, harapan itu belum mati, sebagaimana pernah ditulis Emily Dickinson. 

Apa boleh buat, kekalahan atas Irak dalam perebutan tempat ketiga membuat harapan itu tertunda. Kita masih menunggu hasil kontra Guinea U-23 di Paris, 9 Mei nanti. Namun, harapan tetap mengapung, sebagian besar membubung. 

Sebuah pengapungan harapan yang wajar mengingat sudah hampir tujuh dekade sejak keikutsertaan akibat 'keberuntungan' di Olimpiade Melbourne 1956, kesempatan untuk berlaga itu datang lagi. Juga, harapan yang wajar karena tim U-23 Indonesia sukses membekuk tim-tim kuat di Asia, yakni Australia, Yordania, dan Korea Selatan.

Pada semifinal, kendati kalah dari Uzbekistan, 'Garuda Muda' mampu melakukan perlawanan yang berarti. Begitu pula ketika kontra Irak U-23, Justin Hubner dan kawan-kawan mampu memberikan perlawanan hingga 120 menit.

Maka itu, tidak mengherankan bila di Banda Aceh, Jakarta, Semarang, Purwokerto, Medan, Surabaya, Palu, Banjarmasin, Mataram, hingga ke Manokwari dan Merauke, jutaan orang rela melawan kantuk. Para pemburu harapan itu menggumamkan doa, memekikkan tempik sorak, bahkan mengomel atas hasil yang menyesakkan karena bagi mereka kita tinggal selangkah lagi menuju panggung olahraga dunia. Harapan itu ditabalkan di pundak penggawa 'Garuda Muda'.

Mereka, pasukan 'Garuda Muda', itu seperti 'semut-semut' komunitas yang bergotong royong dalam alunan nada mayor. Nada mayor itu terdengar di tengah arus deras pengharapan bangsa yang masih menggemakan nada minor. 'Harapan negatif' menjadi kor harian. Para pengharap itu ingin para penghulu negara tidak salah urus.

Mereka menaruh harap pada sepak bola karena bertaruh harap pada yang lain kerap seperti menggantang asap. Berharap pada ekonomi yang bangkit tidak kunjung muncul daya ungkit. Berharap menemukan keadilan sejati kerap membuat sakit hati.

Dalam momen yang menguji daya sintas bangsa, para penggawa 'Garuda Muda' diharap bisa 'menggendong Indonesia' di kancah dunia. Mereka diajari bagaimana caranya punya daya juang. Mereka dituntut mengerti apa makna kebersamaan, kerja sama, kolektivitas. Mereka diajari menaklukkan ego, mengubur individualisme.

Kini mereka menjaga sumbu harapan itu agar tidak pernah mati. Dalam sepak bola Indonesia kini berharap. Semoga bisa.



Berita Lainnya
  • Pengawas Mati, Korupsi Tumbuh

    26/1/2026 05:00

    KEGAGALAN aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) ialah fakta berulang, bukan lagi dugaan.

  • Rupiah Vs IHSG

    23/1/2026 05:00

    ADA yang ganjil di pasar keuangan kita. Rupiah terkapar, bahkan menyentuh di kisaran 17 ribu per US$, level terendah sepanjang sejarah.

  • OTT Tepat Waktu

    22/1/2026 05:00

    BUPATI Pati, Jawa Tengah, Sudewo kembali menjadi atensi. Dia ditangkap tangkap oleh KPK karena diduga jual beli jabatan. OTT itu terjadi pada waktu yang tepat, sangat tepat.

  • Pesta Elite, Nestapa Rakyat

    21/1/2026 05:00

    REPUBLIK ini kiranya sedang berada dalam situasi kontradiksi yang meresahkan. Kontradiksi itu tersaji secara gamblang di lapisan-lapisan piramida sosial penduduk. 

  • Vietnam Melaju Kencang

    20/1/2026 05:00

    KITA tidak harus paling benar, yang penting paling berhasil. Itulah filosofi Vietnam.

  • Suara Profesor 15 Januari

    19/1/2026 05:00

    SEJARAH Republik ini mencatat 15 Januari sebagai tanggal yang tidak netral. Pada hari itulah suara mahasiswa pernah mengguncang kekuasaan.

  • Setan pun Minder

    15/1/2026 05:00

    INDONESIA memang negeri yang kaya. Kaya sumber daya alam, kaya budaya, dan kiranya juga kaya kreativitas kejahatannya, termasuk korupsi.

  • Regenerasi Koruptor

    14/1/2026 05:00

    Ya, mereka memang terkenal pada zaman masing-masing. Terkenal karena berkasus rasuah.

  • Angka Tiga

    13/1/2026 05:00

    PEMERINTAH tampaknya kembali menarik napas lega. Defisit APBN 2025 memang melebar, tetapi masih di bawah ambang sakral 3% dari produk domestik bruto (PDB).

  • Burung Diadili, Bencana Dibiarkan

    12/1/2026 05:00

    PENGADILAN Negeri Situbondo, Jawa Timur, punya cerita. Penegakan hukum di sana dikenal sangat tajam, terutama kepada mereka yang lemah

  • Kutukan Ekonomi Ekstraktif

    09/1/2026 05:00

    VENEZUELA kembali menjadi sorotan dunia. Kali ini bukan semata karena krisis ekonomi yang tak kunjung usai

  • Maduro dan Silfester

    08/1/2026 05:00

    APA hubungannya Nicolas Maduro dan Silfester Matutina? Tidak ada. Teman bukan, saudara apalagi.

  • Negara Bahagia

    07/1/2026 05:00

    INI cerita tentang Indonesia yang barangkali membahagiakan, tapi juga sekaligus bisa menjadi peringatan.

  • Angka Lima

    06/1/2026 05:00

    ANGKA lima seolah 'ditakdirkan' melekat dalam 'tubuh' negeri ini pada satu dekade terakhir.

  • Demokrasi Donat Pilkada tanpa Rakyat

    05/1/2026 05:00

    SEPERTI kue donat yang berlubang di tengah. Begitulah demokrasi negeri ini akan tampak jika pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota dikembalikan kepada DPRD.

  • Pertobatan Ekologis

    03/1/2026 05:00

    ADAKAH berita baik di sepanjang 2025? Ada, tapi kebanyakan dari luar negeri. Dari dalam negeri, kondisinya turun naik