Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Latah Mengobral Duta

Jaka Budi Santosa Dewan Redaksi Media Group
15/9/2023 05:00
Latah Mengobral Duta
Jaka Budi Santosa Dewan Redaksi Media Group(MI/Ebet)

MUNGKIN tak banyak di antara kita yang pernah mendengar istilah jumping frenchman of maine. Namun, kalau kita sodorkan kata latah, kiranya hanya sedikit yang tak mengetahuinya.

Jumping frenchman of maine ialah istilah lain dari latah. Cuma beda bahasa. Yang satu kelihatan keren karena kebarat-baratan, satunya lagi terdengar biasa saja. Akan tetapi, keduanya merujuk kondisi yang sama yang bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Latah ialah reaksi berlebihan yang terjadi ketika seseorang terkejut. Reaksinya bisa beraneka rupa, mulai meniru kata-kata yang diucapkan orang lain hingga melakukan gerakan tertentu. Yang bikin celaka jika orang latah melontarkan kata-kata vulgar, jorok, saat kaget atau sengaja dibikin kaget.

Latah terbilang akrab dengan orang Indonesia. Generasi zadul (zaman dulu) seperti saya pasti ingat dengan lagu berjudul Mak Inem Tukang Latah yang dipopulerkan Adi Bing Slamet. Eh copot eh copot copot...Apa Mak yang copot copot.... Begitulah penggalan liriknya.

Kini, di zaman modern ini, latah kiranya tak cuma soal meniru kata-kata atau gerakan, tetapi juga perihal kebijakan. Banyak pejabat, pemangku kepentingan, pengelola negara, yang terpapar latah dalam menyikapi persoalan. Ambil contoh soal mengangkat duta terkait dengan suatu masalah.

Tujuh tahun lalu, Zaskia Gotik diangkat menjadi duta Pancasila. Padahal, pedangdut yang biasa dipanggil Neng ini baru saja tersandung perkara penghinaan lambang negara. Dia membanyol dengan menyebut tanggal proklamasi 32 Agustus dan lambang sila Pancasila 'bebek nungging'.

Pada 2017, sejumlah remaja memetik bunga edelweis atau Anaphalis javanica di Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB. Tindakan itu merupakan pelanggaran hukum. Alih-alih memberikan sanksi, pihak Taman Nasional Gunung Rinjani malah menjadikan mereka sebagai duta pelestari edelweis.

Masih pada 2017, artis Dewi Perssik menerobos jalur Transjakarta. Namun, dia justru diusulkan jadi Duta Tertib Transjakarta Line dan Duta Keselamatan Berlalu Lintas.

Setahun berselang, arti Roro Fitria ditangkap karena kasus narkoba. Padahal, dia pernah digadang sebagai duta antinarkoba. Seakan dejavu, dia mengulang aktor senior Roy Marten yang punya saga serupa.

Ada pula Putu Arimbawa yang viral karena mengejek pengunjung mal di Surabaya karena masalah masker. Dia justru dijadikan dua prokes oleh Satgas Penanganan Covid-19 Surabaya.

Negeri ini memang lucu, juga aneh. Kelucuan itu berlanjut. Pejabat masih saja latah. Rupanya virus latah lama bertahan dan terus menular sampai sekarang. Terkini, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiade yang latah urusan duta-dutaan. Dia berwacana untuk menjadikan Wulan Guritno sebagai dua antijudi online.

Wulan ialah artis tenar Indonesia. Normalnya sebagai pesohor dia punya banyak pengikut, memiliki pengaruh sehingga memang patut dijadikan duta. Akan tetapi, situasinya sedang tak abnormal. Terkait dengan judi online, Wulan tengah memainkan peran antagonis. Dia dalam posisi berkebalikan dengan anak bangsa pada umumnya yang mesti menjadikan judi online sebagai musuh bersama.

Pemilik nama lengkap Sri Wulandari Lorraine Joko Guritno itu bahkan sedang berurusan dengan hukum. Pemeran film Gie, Otomatis Romantis, Demi Dewi, Nagabonar Jadi 2, dan Bukan Cinta Biasa ini diduga mempromosikan situs judi online. Kemarin, dia menjalani pemeriksaan penyidik Bareskrim Polri.

Wulan tak sendirian. Masih ada beberapa artis dan selegram yang berbuat sama, sama-sama mempromosikan judi online, sama-sama pula berdalih tidak tahu bahwa yang dipromosikan barang ilegal.

Wulan memang belum tentu bersalah. Biarkan tangan hukum yang menentukannya. Meski begitu, elokkah dia yang bermasalah dengan judi online kemudian dijadikan duta antijudi online? Publik, setidaknya saya, rasanya kok masih punya akal sehat untuk mengatakan tidak.

Kata bapak-bapak pejabat, negara ini sedang darurat judi online. Judi online candu yang memabukkan begitu banyak anak bangsa lintas kelas dan usia. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa terperdaya. Kalangan atas, kelas menengah, hingga rakyat bawah tak berdaya dibuatnya.

Dalam situasi seperti itu, semestinya negara mati-matian berupaya mencegah dan memberantas judi online. Menjadikan artis atau siapa pun dia yang mempromosikan judi online sebagai duta antijudi online kiranya bentuk pengingkaran akan upaya itu.

Pada anak-anak hingga usia 3 tahun, perilaku meniru kata-kata atau gerakan tertentu merupakan hal yang normal karena merupakan bagian dari proses belajar berbicara. Namun, bila latah berlanjut hingga dewasa, bisa jadi karena ada yang tak beres dalam tubuhnya.

Jangan-jangan, pejabat yang latah dan serampangan mengobral gelar duta juga ada gangguan dalam dirinya. Jangan-jangan lho ya....



Berita Lainnya
  • Melonggarkan Sabuk Fiskal

    17/3/2026 05:00

    APAKAH dunia kembali memasuki lorong gelap ketidakpastian?

  • Silaturahim yang Menyejahterakan

    16/3/2026 05:00

    SAYA tergolong orang yang bersyukur karena negeri ini punya tradisi mudik Lebaran.

  • Perdamaian

    13/3/2026 05:00

    KALI ini saya ingin mengupas puisi perdamaian dari bumi Persia, Iran. Sajak tentang perdamaian dan kemanusiaan itu ditulis tiga penyair besar Persia

  • Tepuk Tangan Messi

    12/3/2026 05:00

    BANYAK yang bilang bahwa sepak bola ialah bahasa universial. Ia menembus batas negara, ras, ideologi, dan bahkan agama.

  • Semringah Secukupnya

    11/3/2026 05:00

    PEKAN depan, wajah Republik ini sepertinya akan tampak lebih semringah.

  • Gharbzadegi

    10/3/2026 05:00

    PADA pertengahan 1970-an, intelektual Iran Ali Shariati getol mewanti-wanti bahaya gharbzadegi.

  • Donny Fattah dan Editorial

    09/3/2026 05:00

    'SERIBU badai silih menghempas Seribu luka perih membekas Ku tetap berdiri ada di sini ada di sini Meski letih lemah lunglai Aku di sini menggenggam nilai

  • Energi Dunia di Ujung Hormuz

    07/3/2026 05:00

    DUNIA kembali diingatkan bahwa jalur sempit selebar sekitar 36 kilometer dapat menentukan stabilitas ekonomi global.

  • Dari 25 Hari ke 90 Hari

    06/3/2026 05:00

    APA makna fakta bahwa daya tahan stok bahan bakar minyak kita cukup untuk 25 hari? Saya kira tidak ada kata lain selain 'rasa waswas'.

  • Manzelat-e Iran

    05/3/2026 05:00

    DALAM tiap peperangan selalu ada keyakinan. Keyakinan tentang kemenangan kilat.

  • Dunia tanpa Tatanan

    04/3/2026 05:00

    HOMO homini lupus. Manusia adalah serigala bagi manusia lainnya.

  • Tercekik Selat Hormuz

    03/3/2026 05:00

    SELAT Hormuz bukan sekadar ruas perairan sempit sepanjang sekitar 39 kilometer yang memisahkan Iran di utara dan Oman serta Emirat Arab di selatan.

  • Cinta dan Kepedihan

    02/3/2026 05:00

    'HIDUP hanyalah sekejap bayang. Maka isi ia dengan cinta, bukan kebencian'.

  • Jalan Sunyi Industrialisasi

    27/2/2026 05:00

    POLEMIK impor 105 ribu pikap dari India untuk keperluan koperasi desa merah putih melebar hingga ke soal kesiapan kemandirian industri kita

  • Mengorupsi Korupsi

    26/2/2026 05:00

    SOAL korupsi, negeri ini benar-benar jagonya.

  • Membersihkan Seragam Kusam

    25/2/2026 05:00

    SERAGAM cokelat polisi sejatinya bukan sekadar identitas institusi. Seragam itu ialah representasi negara yang paling sering ditemui rakyat di garis depan

Opini
Kolom Pakar
BenihBaik