Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Bekerja Bersama

Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group
20/3/2020 05:10
Bekerja Bersama
Suryopratomo Dewan Redaksi Media Group(Dok.MI)

TIDAK pernah terbayangkan, perekonomian dunia akan gelap gulita seperti sekarang. Ketika krisis keuangan melanda dunia pada 2008 lalu, kepanikannya memang terjadi. Akan tetapi, keadaannya tidak semencekam seperti sekarang ini. Tidak ada negara yang bisa terhindar dari situasi krisis.

Pandemi virus korona membuat perekonomian nyaris berhenti untuk berputar. Nyaris tidak ada lagi produksi dan perdagangan yang bisa dilakukan. Tidak usah heran apabila harga-harga saham pun bertumbangan. Setiap hari indeks saham dunia terus terpuruk.

Semua tidak tahu ujung dari krisis yang tengah melanda dunia sekarang ini. Yang lebih menakutkan, semua belum tahu bagaimana keluar dari situasi mencekam. Semua hanya bisa mengikuti saja apa yang akan terjadi ke depan.

Bagaimana tidak khawatir kalau hotel-hotel tidak ada lagi pengunjungnya. Demikian pula mal-mal yang benar-benar sepi. Beberapa akhirnya memutuskan untuk merumahkan sebagian karyawan dengan bayaran setengah gaji.

Kondisi ini tentu berpengaruh pada daya beli masyarakat. Inilah yang akan semakin membuat perekonomian terpuruk. Apalagi selama ini lebih dari 50% pertumbuhan kita datang dari belanja masyarakat.

Sekarang memang bukan saatnya untuk mencari kesalahan. Tidak ada seorang pun yang menduga bahwa virus korona bisa menjadi penyebab keterpurukan ekonomi dunia. Apalagi munculnya virus korona bukan berasal dari Indonesia.

Tugas kita bersama bagaimana bisa melewati masa-masa yang penuh ketidakpastian ini dengan selamat. Kita tidak perlu lagi fokus untuk bisa tumbuh 4% atau 5%. Bisa membuat semua orang mempunyai pekerjaan dan memperoleh pendapatan untuk kehidupan keluarganya sudah merupakan sesuatu yang luar biasa.

Singapura saja berani untuk memperkirakan pertumbuhan tahun ini minus 0,5%. Mereka tidak terlalu peduli lagi untuk memacu pertumbuhan, yang terpenting orang masih mempunyai pekerjaan, masih memiliki harapan.

Kekompakan itulah yang kita butuhkan sekarang. Kita perlu memberi dukungan kepada pemegang tampuk kekuasaan dan mengikuti kebijakan yang sudah diambil. Sekarang ini pilihan yang kita bisa ambil bukan antara baik dan buruk, melainkan antara buruk dan kurang buruk.

Solidaritas sosial yang menjadi kekuatan bangsa ini harus kembali kita tunjukkan. Kelompok Media Group meminjamkan Hotel Sheraton Media untuk dipergunakan sebagai karantina mandiri. Beberapa pengusaha yang tergabung dalam Yayasan Buddha Tzu Chi, misalnya, juga sudah menyiapkan bantuan alat kesehatan senilai Rp500 miliar melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Doni Monardo meminta para pengusaha untuk juga memberikan bantuan pangan khusus bagi keluarga kurang mampu. Salah satu yang bisa menyelamatkan bangsa ini dari ancaman virus korona ialah kalau kesehatan warga itu juga baik. Salah satu yang bisa memperkuat daya tahan tubuh ialah ketika mendapatkan gizi yang mencukupi.

Ke depan, pasti akan banyak warga yang membutuhkan bantuan, banyak yang membutuhkan pekerjaan. Mereka yang berkelebihan harus membantu mereka agar juga bisa melewati masa-masa sulit ini. Program pemberdayaan masyarakat pasti akan dibutuhkan ke depan.

Jangan sampai ada di antara kita yang bersikap serakah dan mau enak sendiri. Mahatma Gandhi pernah menyampaikan, dunia ini akan mampu memberi kehidupan bagi seluruh umat yang hidup di atas, kecuali kalau ada satu yang serakah.

Tidak bosan kita ingatkan untuk fokus ke sektor pertanian. Ke depan kita akan memasuki panen raya. Kita perlu menjaga baik-baik produksi beras untuk bisa mencukupi kebutuhan masyarakat. Bahkan kita harus bergegas untuk melakukan penanaman kembali agar produksi pangan mencukupi untuk waktu yang panjang.

Kita bersyukur diberikan kelimpahan sumber daya alam. Ikan-ikan yang ada di wilayah perairan kita bisa menjadi pemenuh kebutuhan protein masyarakat. Mari kita jaga baik-baik ikan-ikan kita karena itulah yang juga akan bisa menyelamatkan bangsa ini melewati masa-masa sulit ini.



Berita Lainnya
  • Antara Empati dan Kepuasan Tinggi

    11/2/2026 05:00

    DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.

  • Ketika Moral Rapuh

    10/2/2026 05:00

    SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan

  • Melampaui Sejarah

    09/2/2026 05:00

    TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.

  • Melindungi Konsumen

    06/2/2026 05:00

    LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.

  • Duka Ngada Aib Negara

    05/2/2026 05:00

    'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)

  • Tipu Daya Judol

    04/2/2026 05:00

    JUDI online (judol) sejatinya bukanlah sebuah permainan keberuntungan. Ia barangkali salah satu mesin penipu paling canggih yang pernah diciptakan.

  • Tuas Rem Trump-Khamenei

    03/2/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di bibir jurang.

  • Etika Mundur di Pasar Modal

    02/2/2026 05:00

    PATUT dicatat sebagai rekor nasional. Bila perlu dengan tinta tebal. Hanya dalam satu hari, lima pejabat otoritas keuangan mengundurkan diri.

  • Keadilan dalam Sepotong Es Gabus

    30/1/2026 05:00

    HUKUM dan keadilan mestinya berada dalam satu tarikan napas. Hukum dibuat untuk mewujudkan keadilan.

  • Kejar Jambret Dikejar Pasal

    29/1/2026 05:00

    DI negeri ini, keadilan tak jarang tersesat di tikungan logika dan persimpangan nalar.

  • Noel agak Laen

    28/1/2026 05:00

    IMANUEL 'Noel' Ebenezer memang bukan sembarang terdakwa korupsi.

  • Mudarat Paling Kecil

    27/1/2026 05:00

    RENCANA bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk 'pembangunan kembali Gaza' segera memantik pro dan kontra.

  • Pengawas Mati, Korupsi Tumbuh

    26/1/2026 05:00

    KEGAGALAN aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) ialah fakta berulang, bukan lagi dugaan.

  • Rupiah Vs IHSG

    23/1/2026 05:00

    ADA yang ganjil di pasar keuangan kita. Rupiah terkapar, bahkan menyentuh di kisaran 17 ribu per US$, level terendah sepanjang sejarah.

  • OTT Tepat Waktu

    22/1/2026 05:00

    BUPATI Pati, Jawa Tengah, Sudewo kembali menjadi atensi. Dia ditangkap tangkap oleh KPK karena diduga jual beli jabatan. OTT itu terjadi pada waktu yang tepat, sangat tepat.

  • Pesta Elite, Nestapa Rakyat

    21/1/2026 05:00

    REPUBLIK ini kiranya sedang berada dalam situasi kontradiksi yang meresahkan. Kontradiksi itu tersaji secara gamblang di lapisan-lapisan piramida sosial penduduk.