Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, dengan nomor urut 2, Ayep Zaki dan Bobby Maulana, siap bersinergi untuk menata kebaikan dan memajukan Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Melalui berbagai program unggulan, pasangan ini mengusung visi kebersamaan dan perubahan positif melalui berbagai program unggulan yang dirancang untuk kesejahteraan warga.
Ayep Zaki, yang merupakan Anggota Bidang Pertanian, Peternakan, dan Kemandirian Desa di DPP Partai NasDem, adalah seorang pengusaha sukses dengan jaringan yang luas baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga : Ayep Zaki-Bobby Maulana Raih Nomor Urut 2 di Pilkada Sukabumi
Ayep berkomitmen untuk menerapkan pendekatan kolaboratif dalam membangun Kota Sukabumi yang lebih baik. Sedangkan Bobby Maulana, seorang public figure yang dikenal di dunia hiburan, membawa semangat dan kreativitas baru ke dalam dunia politik lokal.
Salah satu langkah inovatif Bobby Maulana dalam kampanye adalah menciptakan lagu berjudul "Ayeuna" yang menjadi simbol semangat perubahan.
Lagu ini menggambarkan kebersamaan dan semangat generasi muda untuk bersatu dalam membangun masa depan Sukabumi yang lebih baik. Liriknya mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong dan mendukung kepemimpinan yang mengedepankan kebaikan bersama.
Baca juga : Ayeuna Konsolidasikan Gerakan Sukabumi Baru
Dengan menggaungkan semangat Baraya Ayeuna, Ayep Zaki dan Bobby Maulana mengajak warga Sukabumi untuk bersatu dalam memerjuangkan masa depan yang lebih cerah.
Pasangan calon ini optimistis bahwa kolaborasi mereka akan membawa perubahan yang signifikan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga infrastruktur.
"Kami siap membawa Sukabumi ke arah yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera. Bersama, kita bisa mencapai hal tersebut. Coblos nomor 2 untuk perubahan yang nyata," ujar Ayep Zaki dalam keterangannya, Kamis (3/10).
Dukungan dari Partai NasDem semakin memperkuat keyakinan bahwa pasangan Ayep Zaki dan Bobby Maulana adalah pilihan terbaik untuk masa depan Kota Sukabumi yang lebih baik dan berkelanjutan. (Z-6)
Ayep Zaki juga ingin menjadikan Sukabumi sebagai Kota Wakaf, sejalan dengan program kerjanya bersama Wakil Wali Kota terpilih, Bobby Maulana.
Penghargaan ini disebut Ayep sebagai awal yang baik untuk memulai tahun 2025.
Memajukan pendidikan juga penting untuk membangun kota.
Pasangan Ayeuna yang diusung oleh PDIP, NasDem, PAN, PPP, dan Hanura mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat Sukabumi.
Ayep Zaki menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan besar bagi Kota Sukabumi.
Ayep Zaki dan Bobby Maulana fokus pada inovasi Smart City, penguatan UKM, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved