Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Jangan Sembarangan Lepas Aki Mobil Modern Saat Ditinggal Mudik, Ini Alasannya

Basuki Eka Purnama
26/2/2026 11:41
Jangan Sembarangan Lepas Aki Mobil Modern Saat Ditinggal Mudik, Ini Alasannya
Pelanggan mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Medan, Sumatera Utara, Rabu (7/1/2026).(ANTARA/Yudi Manar)

BAGI masyarakat yang berencana meninggalkan kendaraan dalam waktu lama untuk mudik, ada imbauan penting terkait perawatan sistem kelistrikan. 

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan pemilik kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan mobil keluaran terbaru untuk tidak sembarangan melepas terminal aki saat kendaraan diparkir dalam durasi panjang.

Berbeda dengan mobil model lama, kendaraan modern memiliki ketergantungan tinggi pada sistem elektronik yang kompleks. Kebiasaan melepas aki yang dulunya dianggap ampuh mencegah aki soak atau korsleting, justru berisiko menimbulkan masalah baru pada mobil modern.

"Untuk mobil lama, melepas terminal aki bisa menjadi opsi guna mencegah aki soak atau korsleting. Tapi, pada mobil modern, tindakan itu bisa me-*reset* (setel ulang) berbagai sistem," ujar Yannes, Rabu (25/2).

Menurut Yannes, tindakan mencabut aki pada mobil dengan sistem elektronik canggih dapat mengganggu pengaturan memori, sistem hiburan, hingga konfigurasi komputer kendaraan. Hal ini justru akan menyulitkan pemilik saat hendak menggunakan kendaraan tersebut kembali setelah masa mudik berakhir.

Khusus untuk kendaraan listrik, Yannes menegaskan bahwa baterai utama tidak boleh dilepas. Ia menjelaskan bahwa EV tetap membutuhkan baterai 12 volt untuk mengaktifkan sistem dasar, seperti komputer kendaraan, penguncian pintu, hingga layar kontrol. 

Jika baterai pendukung tersebut mengalami masalah, kendaraan bisa gagal beroperasi meski baterai utama dalam kondisi prima.

Selain aspek teknis kelistrikan, Yannes menekankan pentingnya menerapkan keamanan berlapis. 

Ia menyarankan pemilik untuk memarkir kendaraan di lokasi yang kering dan tidak rawan banjir. Selain mengaktifkan sistem penguncian bawaan, penambahan perangkat pengaman fisik seperti kunci setir sangat disarankan.

Bagi pengguna mobil konvensional, ia juga memberikan tips khusus terkait penggunaan rem tangan. Pemilik disarankan untuk tidak menarik rem tangan terlalu keras saat parkir dalam waktu lama guna menghindari risiko rem lengket. 

Sebagai gantinya, pemilik bisa menggunakan pengganjal roda di permukaan datar untuk menjaga posisi kendaraan tetap aman.

"Setiap jenis kendaraan memiliki karakter berbeda. Pemilik perlu memahami teknologi yang digunakan agar tidak salah langkah saat meninggalkannya dalam waktu lama," pungkas Yannes.

Dengan memahami teknologi kendaraan yang digunakan, pemilik dapat melakukan persiapan yang tepat sehingga perjalanan mudik menjadi lebih tenang dan kendaraan tetap dalam kondisi prima saat kembali digunakan. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya